Emil Prediksi Ekonomi Tumbuh 4 Persen jika Vaksinasi COVID-19 Tuntas

Mohammad Arief Hidayat, Adi Suparman (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyatakan akan mempercepat program vaksinasi COVID-19 pada 2021 untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi keluar dari keterpurukan.

Penyuntikan vaksin tahap satu di Jawa Barat, katanya, sudah siap dilaksanakan dan bahkan Wakil Gubernur Uu Ruzhanul Ulum telah masuk daftar orang yang disuntik. Ridwan Kamil akan mendampingi sang wakil saat dia disuntik vaksin COVID-19.

Pria yang akrab disapa Emil itu memastikan, tenaga vaksinasi tahap satu di Jawa Barat dalam kondisi siap dan siaga. Pemerintah telah menyiapkan 11 ribu relawan vaksinator dan semuanya sudah dilatih. “Kami akan mengempat-kali-lipatkan karena target Presiden, kurang dari setahun, vaksinasi harus selesai," katanya di Bandung, Senin, 11 Januari 2021.

Baca: Apa Perbedaan Vaksin China Sinovac dan Sinopharm serta Merek Lain?

Ridwan meyakini, jika vaksinasi tuntas pada 2021 pemulihan ekonomi akan membuahkan hasil. "Ekonomi kita membaik. Diprediksi akan tumbuh 4 persen kalau vaksinasi beres [pada tahun 2021].”

Program vaksinasi COVID-19 di Indonesia sudah menjelang. Pada 13 Januari, Presiden Jokowi akan disuntik vaksin CoronaVac buatan perusahaan biofarmasi asal China, Sinovac Biotech Ltd, sebagai tanda mulainya vaksinasi secara serentak dan massal.

BPOM telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin COVID-19 buatan Sinovac. Badan mengumumkan itu dalam sebuah konferensi pers yang dihadiri perwakilan pejabat Majelis Ulama Indonesia, Badan Kesehatan Dunia, Ikatan Dokter Indonesia, direksi Bio Farma, dan Komisi Nasional Obat.