Emosi Diklakson, Pria di Tangerang Lempar Batu ke Truk JNE hingga Kernet Luka

Merdeka.com - Merdeka.com - Pria berinisial JI (30) terlibat keributan dengan sopir dan kernet truk ekspedisi di SPBU kawasan Neglasari, Kota Tangerang. Keributan dipicu kekesalan JI karena diklakson oleh sopir truk itu. JI menantang sang sopir dan kernet berkelahi.

Ajakan berkelahi dihiraukan oleh pengemudi dan kernet truk. JI menunggu truk yang ditantangnya selesai mengisi BBM. Dia lantas melakukan pelemparan batu ke kaca depan truk hingga melukai sang kernet.

Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, menegaskan pelaku JI saat ini telah diamankan polisi. Pria asal Karanganyar, Kota Tangerang ini disangkakan Pasal 351 dan 406 KUHP tentang penganiayaan dan perusakan.

"Korban merupakan kernet mobil truk paket JNE, awalnya pelaku yang posisinya berada di depan mobil korban diklakson oleh sopir truk itu karena disuruh maju oleh petugas SPBU," kata Kapolres Metro Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, dikonfirmasi Rabu (14/9/2022).

Lantaran suara klakson itu, pelaku emosi dan mengajak korban dan sopir yang berinisial AC untuk berkelahi. Namun ajakan pelaku dihiraukan oleh sang sopir truk.

"Pelaku yang masih kesal rupanya menunggu sopir dan kernet di depan SPBU. Selesai mengisi BBM, pelaku langsung memberhentikan mobil korban dan spontan melempar batu ke arah kaca sebelah kiri mobil hingga pecah dan menyebabkan hidung korban terluka," ucap Zain.

Atas insiden tersebut, sopir dan kernet yang mengalami luka akibat pelemparan batu melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Neglasari, Polres Metro Tangerang Kota.

Polsek Neglasari melakukan penyelidikan dan berdasarkan informasi dari masyarakat. Pada Rabu, 14 September 2022 sekitar pukul 14.00 WIB, dipimpin Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama berhasil menangkap pelaku yang bersembunyi di kawasan Jalan Benteng Betawi, Cipondoh, Kota Tangerang.

"Penangkapan ini dipimpin langsung Kapolsek Neglasari Kompol Putra Pratama, menurut keterangan pelaku, motifnya kesal diklakson oleh mobil korban, atas perbuatannya pelaku disangkakan Pasal 351 dan 406 KUHP tentang penganiayaan dan pengerusakan," ungkap Kapolres Kombes Zain Dwi Nugroho. [ray]