Empat Lawang Jadi Kabupaten Paling Terendah Vaksinasi COVID-19 di Sumsel

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Palembang - Kabupaten Empat Lawang di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), menjadi sorotan karena prestasi yang baru-baru ini didapatkannya.

Prestasi tersebut yaitu, daerah terendah ketiga atau yang paling terendah, dalam program Keroyok Vaksinasi dari 17 kabupaten/kota di Sumsel.

Penghargaan sebagai daerah terendah vaksinasi COVID-19 di Sumsel, dinobatkan dalam kegiatan Rakat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel dan Kabupaten/Kota se-Sumsel, pada Senin (9/11/2021) lalu, di Hotel Santika Premiere Palembang.

Ada enam daerah di Sumsel yang mendapatkan predikat terbaik dan terendah. Untuk predikat terbaik, diraih oleh Kota Palembang sebagai Terbaik 1, Kabupaten Musi Banyuasin meraih Terbaik 2 dan Kabuapaten Banyuasin di urutan Terbaik 3.

Sedangkan kawasan Terendah Vaksinasi COVID-19, yakni Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) di urusan Terendah 1, disusul Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sebagai Terendah 2 dan Terendah 3 diraih oleh Kabupaten Empat Lawang Sumsel.

Seusai menerima penghargaan tersebut, Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad membeberkan berbagai faktor rendahnya vaksinasi COVID-19.

Salah satunya karena kendala letak geografis yang sulit, sehingga distribusi vaksinasi juga masih lambat di Kabupaten Empat Lawang Sumsel.

“Kendala letak geografis yang susah, di pegunungan, jauh sekali dari kota. Kira-kira yang terjauh ada yang sampai 80 Kilometer/jam, lokasinya juga terpisah-pisah,” ucapnya, Kamis (11/11/2021).

Turun ke Lapangan

Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad saat naik ke podium, untuk menerima penghargaan daerah terendah 3 vaksinasi COVID-19 di Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)
Bupati Empat Lawang Joncik Muhammad saat naik ke podium, untuk menerima penghargaan daerah terendah 3 vaksinasi COVID-19 di Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Bupati Empat Lawang akan turun langsung ke lapangan, untuk mendistribusikan vaksinasi ke fasilitas kesehatan (faskes) di seluruh kecamatan.

Dia juga menjelaskan, jika ada kesalahan data yang ter-input, sehingga hasil dari capaian vaksinasi COVID-19 di Empat Lawang kecil.

“Datanya tidak sekecil yang ini, ada kesalahan input itu. Karena jumlahnya sudah banyak, saya akan rapatkan hal ini,” katanya.

Akses Jalan Sulit

Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumsel pun,meraih predikat terendah 2 dalam vaksinasi COVID-19 di Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)
Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) Sumsel pun,meraih predikat terendah 2 dalam vaksinasi COVID-19 di Sumsel (Liputan6.com / Nefri Inge)

Hal yang sama diungkapkan Gubernur Sumsel Herman Deru. Menurutnya, Kabupaten Empat Lawang memang banyak daerah pegunungan, sehingga akses ke sana juga sulit.

“Di Empat Lawang pegunungan. PALI banyak rawa-rawa. Di Muratara daerah baru yang infrastrukturnya perlu banyak dibenahi,” ujarnya.

Menurutnya, daerah yang mendapatkan penghargaan ‘gambar hitam’ tersebut, merupakan cara untuk mengingatkan agar vaksinasi COVID-19 lebih ditingkatkan lagi.

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel