Empat medali emas menembak PON Papua diperebutkan Jumat

·Bacaan 2 menit

Cabang menembak Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua memperebutkan empat nomor perlombaan, pada Jumat.

Empat nomor itu, dari pantauan ANTARA di Jayapura, adalah 10 meter air pistol putri individu, 10 meter air pistol putri beregu, 50 meter rifle 3 position putri individu, dan 50 meter rifle 3 position putri beregu.

Pada nomor pistol putri 10 meter, baik individu ataupun beregu, kontingen Lampung, Jawa Timur, dan Jawa Barat punya materi pemain yang mencetak prestasi dalam SEA Games 2019 ataupun PON 2016.

Baca juga: Marciano apresiasi lahirnya atlet muda di cabang menembak PON Papua

Dua atlet putri Lampung yaitu Pratiwi Kartikasari dan Ayu Dini Fitriasih pada SEA Games 2019 di Filipina meraih medali perak pada nomor pistol presisi beregu putri bersama Eva Triana. Pratiwi Kartikasari juga menyabet perak pada nomor pistol presisi beregu putri.

Sementara, Dwi Yulia Purnawati adalah peraih medali emas pada nomor 10 meter air pistol beregu bagi Kontingen Jawa Timur pada PON Jawa Barat 2016. Dwi Yulia menyabet emas itu bersama Talitha Judith Almira dan Onny Rajaloa.

Tim Jawa Barat punya Vegi Sepfriani Agripratama dan Kinanthi Ulfa Aristi yang pada PON 2016 mendapatkan emas pada nomor 10 meter air pistol standard beregu.

Baca juga: Bagi tim menembak DKI, Papua adalah tuan rumah yang luar biasa

Hingga Kamis (7/10), tim Jawa Barat masih memimpin perolehan medali cabang menembak PON Papua dengan total enam medali emas, satu medali perak, dan satu medali perak, dan satu medali perunggu.

DKI Jakarta mengoleksi dua emas, tiga perak, dan dua perunggu pada posisi kedua, disusul tim tuan rumah Papua dengan dua emas, dua perak, dan satu perunggu pada posisi ketiga.

Berikutnya, posisi keempat ditempati tim Lampung dengan satu emas dan dua perunggu. Daerah Istimewa Yogyakarta dan Bangka Belitung bersama-sama menduduki posisi kelima dan mendapatkan satu emas.

Baca juga: DKI Jakarta andalkan nomor reaksi dan shotgun untuk tambah emas

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel