Empat Pasang Calon Bupati Bertarung di Pilkada Langkat

Laporan Wartawan Tribun Medan, M Azhari Tanjung

TRIBUNNEWS.COM, BINJAI - Pertarungan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada Langkat) hampir dipastikan hanya diikuti empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Langkat.

Menjelang hari pendaftaran terakhir di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Langkat, sejauh ini masih tiga pasang calon yang mendaftar. Pasangan pertama yang mendaftar merupakan pasangan Yunus Saragih dan Sahmadi yang mendaftar pada Senin (8/7/2013) melalui jalur perseorangan, selanjutnya pasangan Abdul Azis-Sutiarnoto yang mendaftar Selasa (9/7/2013) dari jalur perorangan, kemudian pasangan Budiono-Abd Khair yangi didukung partai gurem, Kamis (11/7/2013).

Budiono notabene wakil bupati Langkat yang berpasangan dengan Abdul Khair merupakan wakil Ketua DPRD Langkat. Keduanya mendaftar setelah mendapat dukungan dari 21 partai.

Ke-21 partai tersebut, yakni Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia, Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia, Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia, Partai Peduli Rakyat Nasional, Partai Pemuda Indonesia, Partai Buruh, Partai Matahari Bangsa, Partai Perjuangan Indonesia Baru, PNI Marhaenisme, Partai Merdeka, Partai Indonesia Sejahtera, Partai Karya Perjuangan, Partai Damai Sejahtera, Partai Pelopor, Partai Patriot, Partai Bintang Reformasi, Partai Persatuan Daerah, Partai Barisan Nasional, Partai Bulan Bintang dan Partai Republika Nusantara.

Sementara itu Bupati Langkat Ngonesa Sitepu akan mendatar di hari terakhir pendaftaran di KPU. Namun dia masih merahasiakan siapa pasangan yang akan mendampinginya. (ari/tribun-medan.com)

Baca Juga:

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.