Empat pasien Omicron di Bandung masih satu keluarga

·Bacaan 1 menit

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bandung, Jawa Barat menyebut empat warga yang terkonfirmasi COVID-19 varian Omicron masih satu keluarga.

Kepala Dinkes Kabupaten Bandung Grace Mediana di Bandung, Senin, mengatakan empat orang itu warga Kabupaten Bandung yang telah melakukan perjalanan luar negeri dari wilayah terdampak Omicron.

"Langsung semua sekeluarga diisolasi kembali di RS Al Ihsan," kata dia.

Dia menjelaskan empat warga tersebut telah menjalani isolasi di RSDC Wisma Atlet selama 14 hari, kemudian mereka pulang untuk menjalani isolasi mandiri selama 10 hari.

Baca juga: DKI terapkan "micro lockdown" antisipasi kasus Omicron

Setelah itu, mereka melakukan tes PCR kembali dan juga dilakukan pengetesan dengan metode Whole Genome Sequencing (WGS) di Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat.

Dengan hasil terkonfirmasi Omicron, mereka saat ini tengah menjalani isolasi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Al-Ihsan Kabupaten Bandung.

Meski begitu, Grace memastikan keempat orang yang dirawat tersebut dalam kondisi yang baik.

Dia berharap, tidak ada penyebaran Omicron akibat adanya empat orang terkonfirmasi tersebut.

"Hasilnya membaik mudah-mudahan tidak berdampak kepada penyebaran," kata dia.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan di Jawa Barat sejauh ini angka kasus Omicron masih berada di bawah 50 kasus.

Dia memastikan pemerintah provinsi terus bersiaga mengantisipasi penyebaran lokal dengan memanfaatkan pengalaman selama menangani varian Delta.

"Belum ada laporan itu dari mana dan bagaimana, tapi yang namanya Omicron itu semua bocornya dari bandara atau perbatasan," kata Ridwan Kamil.

Baca juga: Gubernur: Empat warga Jabar positif Omicron ditangani RSUD Al Ihsan
Baca juga: Dinkes Medan tunggu hasil uji sampel WNA terindikasi Omicron
Baca juga: Omicron terdeteksi di hotel isolasi Menteng dan Cempaka Putih

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel