Empat Pemain PSMS Ikut Seleksi Timnas U-19

Medan (ANTARA) - Sebanyak empat pemain PSMS Medan usia muda ikut seleksi untuk bergabung dengan Tim Nasional PSSI usia 19 tahun.

"Sebanyak tiga pemain kita telah masuk di skuad timnas untuk ikut seleksi, sedangkan satu nama lainnya baru bergabung pada Senin (8/8) ini," kata pelatih PSMS U-19 Roekino di Medan, Senin.

Keempat pemain tersebut yakni Patrizkan, Ozi Teguh, Suherman yang masing-masing di posisi gelandang dan terakhir Sugianto (kiper).

Meski termasuk dalam tahapan seleksi di Banda Aceh, namun pihaknya optimistis keempat pemain tersebut dapat lolos.

Beberapa hal yang menguatkan dirinya jika keempat anak asuhnya itu bisa lolos seleksi adalah tinggi badan yang di atas rata-rata pemain seleksi dari daerah lain.

Misalnya saja Patrizkan yang memiliki tinggi tubuh 171 centimeter, Ozi Teguh (173 cm), dan Suherman (175 cm), serta Sugianto berposisi kiper dengan tinggi 178 cm.

"Kita berkeyakinan dengan kelebihan anak-anak PSMS muda yang bergabung di PSSI U-19 itu bisa penuhi harapan pelatih nasional. Sebagian besar anak-anak adalah kelahiran 1992 dan 1993," katanya.

Ditambah lagi pada sesi uji coba timnas U-19 pada Minggu (7/8) salah seorang pemain gelandang PSMS muda justru ditempatkan di posisi libero, karena faktor tinggi badan yang melebihi pemain daerah lainnya.


"Sebagai pelatih saya menilai secara positif mereka justru akan lebih meningkatkan pengalamannya, karena bergabung bersama tim PSSI saat ini kita berharap pencapaiannya di sana juga bisa optimal lagi," katanya.

Manajer tim PSMS muda Jhon Taripar Hutabarat mengatakan, pihaknya menyambut gembira kepercayaan yang diterima anak-anak asuhan pelatih Roekino untuk bergabung di timnas PSSI U-19.

"Harapan manajemen, Patrizkan dan kawan-kawan bisa maksimal menampilkan kemampuannya agar dapat mengharumkan nama Indonesia dan daerah atau klub asalnya tentunya," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.