Emtek Digital Bawa Duta Peradilan Keliling 4 Pengadilan di Banyumas & Purwokerto

Merdeka.com - Merdeka.com - Emtek Digital bersama Duta Peradilan Indonesia tahun 2022 roadshow ke empat pengadilan di Purwokerto dan Banyumas, Rabu (14/9/2022). Kedatangan rombongan Emtek Digital mendapat sambutan hangat dari Pengadilan Negeri dan Agama Purwokerto serta Pengadilan Negeri dan Agama Banyumas.

Roadshow Emtek Digital bersama Duta Peradilan terpilih bertujuan mengenalkan lebih dekat Duta Peradilan proses seleksi ke jajaran Pengadilan Negeri maupun Pengadilan Agama di Purwokerto dan Banyumas. Terpilih Duta Peradilan tahun 2022 ialah Danang Rizki Fadilla Amanta.

Duta Peradilan Indonesia adalah ajang pemilihan anak muda terbaik dengan latar belakang pendidikan hukum atau syariah sebagai Duta Peradilan Indonesia. Program ini diprakarsai oleh Mahkamah Agung bekerjasama dengan Emtek Digital.

Ketua Pengadilan Negeri Banyumas, Wahyuni Prasetyaningsih mengatakan bangga dengan Duta Peradilan yang telah menempuh seleksi dan pembekalan kompetensi yang beragam. Dia menyampaikan harapannya agar Duta Peradilan bisa menyampaikan wajah lain peradilan di Indonesia kepada masyarakat. Wahyuni menyatakan persepsi masyarakat terhadap pengadilan penting karena memengaruhi kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan.

"Saya harap delapan finalis bisa jadi gambaran bagaimana peradilan Indonesia, bisa cerita ke teman-teman dengan bahasa komunikatif bahwa peradilan tidak hanya memiliki wajah yang seram tetapi juga ada sisi humanis dan ada sisi pelayanan yang ramah," ujar Wahyuni.

Ketua Pengadilan Negeri Purwokerto, Enan Sugiarto juga mengungkapkan rasa bangganya kepada Duta Peradilan Indonesia. Setelah bertemu langsung dan mendapat penjelasan proses yang mereka jalani bersama Emtek Digital, Enan pun mengakui kualitas finalis Duta Peradilan Indonesia.

"Setelah bertemu langsung dengan Duta Peradilan Indonesia tahun 2022, kami keluarga besar Pengadilan Negeri Purwokerto surprise, ikut bangga mereka terpilih dan memang memiliki kemampuan yang luar biasa," kata dia.

Enan berharap, Duta Peradilan bisa menyampaikan hal baik dari Mahkamah Agung kepada khalayak. Harapan yang sama juga disampaikan Ketua Pengadilan Agama Purwokerto, Arinal MH dan Ketua Pengadilan Agama Banyumas, Dahron SAg MSI.

Ketua Pengadilan Agama Banyumas, Dahron, SAg MSI mengucapkan terima kasih atas kunjungan Emtek Digital bersama Duta Peradilan Indonesia.

"Selamat datang di Pengadilan Agama Banyumas, kami berharap kehadiran Duta Peradilan Indonesia ini dapat memberikan citra positif bagi Mahkamah Agung dan peradilan di bawahnya dengan mengenalkan kembali Mahkamah Agung dan lembaga peradilan di civitas akademik, khususnya para mahasiswa hukum dan syariah sebagai generasi penerus kepemimpinan bangsa di masa yang akan datang," ujar Ketua PA Banyumas, Dahron.

Ketua Pengadilan Agama Purwokerto, Arinal MH berharap Duta Peradilan mengabarkan Pengadilan Agama kini telah berubah. Tidak ada lagi pungutan dan biaya yang memberatkan.

"Jadi kami berharap Duta Peradilan bisa mengabarkan tidak perlu takut ke pengadilan karena kami akan memberikan pelayanan terbaik," kata dia.

Vice President Of Sales Kapanlagi Network, Sinta Nasution yang memimpin rombongan Emtek Digital menjelaskan proses seleksi dan mentoring terhadap peserta Duta peradilan.

Proses pemilihan Duta peradilan berjalan kurang lebih dua bulan. Selama dua bulan lebih, Emtek Digital menyeleksi, membekali hingga menguji ribuan peserta hingga menyisakan delapan besar.

"Dari seribu peserta yang ditargetkan, ternyata yang mendaftar hingga 2.573 dan yang terealisasi 1.960 peserta. Mereka berasal dari 33 Provinsi, 348 kabupaten/kota dan 351 kampus di Indonesia," kata Vice President Of Sales Kapanlagi Network, Sinta Nasution saat roadshow di Pengadilan Negeri Banyumas.

Antusiasme pendaftar ini yang kemudian disambut positif Ketua MA. Melihat minat yang begitu besar dan sukses penyelenggaraan Duta Peradilan perdana, Ketua MA menghendaki Emtek Digital kembali menggelar tahun depan dan seterusnya. [hhw]