Enam Ikan Paus Ditemukan Mati Misterius

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sudah lebih dari satu bulan, sejumlah ikan paus sirip ditemukan terdampar di pantai pesisir barat Prancis. Ada lonjakan pada jumlah bangkai paus, membuat para ahli prihatin akan kejadian ini.

Dikutip dari laman Metro, Kamis, 19 November 2020, semua bangkai yang ditemukan berjenis paus sirip, merupakan yang terbesar kedua setelah paus biru. Penyebab kematiannya juga belum diketahui.

Selama satu setengah bulan terakhir setidaknya ada enam yang ditemukan, tidak ada indikasi adanya perkelahian atau kecelakaan dengan kapal. Keenamnya terlihat kurang gizi dan menunjukkan adanya pendarahan di sistem jantung dan pernapasan.

Ahli biologi kelautan telah menggunakan sejumlah alat, termasuk pisau panjang untuk membedah salah satu paus untuk diambil contohnya. Mereka berharap bisa mengungkap misteri kematian paus-paus ini.

Salah satu kemungkinan adalah paus ini terpapar suatu virus. Rata-rata dalam setahun ada tiga hingga 10 paus yang terdampar, menurut ilmuwan.

"Kami memliki fenomena yang hampir menjadi sebuah pandemi, bagaimana pun ini adalah lonjakan kematian yang tidak normal," ujar peneliti, Willy Dabin.

Peneliti juga masih menimbang, adakah kemungkinan kematian ini karena dampak dari manusia yang merusak lingkungan, yang kemudian membuat paus lebih rentan terhadap penyakit.

Pejabat setempat melakukan identifikasi, dimana bangkai terakhir memiliki panjang 16 meter dengan berat sekitar 10 ton. Pada Februari lalu, paus sirip juga ditemukan mati di pantai Cornwall.

Makhluk itu awalnya terlihat berenang tepat saat Hari Valentine. Paus tampak belum makan dalam beberapa waktu. Ia menggelepar di bebatuan, membuat organ internalnya hancur karena ukurannya yang sangat besar.

Baca juga: Fitur Stories Twitter Namanya Fleets, Begini Tampilannya