Enam Orang Tewas Akibat Longsor di Jambi

Jambi (ANTARA) - Akibat tanah longsor di Kabupaten Kerinci, Jambi yang terjadi Sabtu malam (26/1), enam orang karyawan PT Pertamina Geo Thermal (PGE) tewas tertimbun.

Kabid Humas Polda Jambi, AKBP Almansyah di Jambi, Minggu mengatakan, dari enam orang korban tewas akibat tanah longsor di Kerinci tersebut, empat orang masih tertimbun tanah sedangkan dua korban lagi sudah ditemukan.

Bencana tanah longsor tersebut terjadi pada sekitar pukul 20.00 WIB, telah terjadi longsor di `camp` PT PGE yang sedang melakukan pengeboran `Cluster B Portakem`, di Desa Lempur Kecamatan Gunung Raya Kabupaten Kerinci.

Informasi sementara dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) digunakan sebagai tempat untuk menginap kurang lebih 60 orang karyawan pekerja proyek tersebut.

Longsor tersebut disebabkan faktor curah hujan yang terjadi pada beberapa hari terakhir ini cukup deras di lokasi tersebut.

Pihak kepolisian setempat telah melakukan langkah-langkah yang telah dilakukan yakni pihak Kapolres Kerinci menurunkan personil guna membantu evakuasi dan menolong korban longsor.

Kemudian telah berkoordinasi dengan Pemkab dan Pemkot Kerinci dan Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Kerinci untuk membantu mengatasi kejadian itu kemudian mendirikan Pos Penanggulangan Korban Longsor dengan melibatkan unsur terkait.

Kesimpulan sementara dari 60 orang pekerja PT PGE tersebut ada 57 orang dapat lari menyelamatkan diri dari bencana tanah longsor tersebut dan ada enam orang yang meninggal dunia dan satu orang luka berat.

Korban yang meninggal dunia atau luka untuk sementara ini berjumlah enam orang meninggal dunia degan rincian empat orang tertimbun tanah longsor.

Sedangkan dua orang korban tewas di puskesmas Lempur, yakni atas nama Ahmad Saiku laki-laki usia 40 tahun, Yanto laki-laki sementara itu satu korban luka berat degan patah kaki dan tangan.

Sementara ini tim evakuasi masih mencari korban lainnya yg kemungkinan tertimbun tanah longsor tersebut.(rr)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.