Enam orang tewas, termasuk petugas pertolongan, di Prancis Selatan --yang dilanda banjir

Marseille, Prancis (AFP) - Tiga orang hanyut hingga tewas oleh air banjir di Prancis Selatan dan tiga pekerja gawat darurat tewas ketika helikopter mereka jatuh saat berusaha menolong korban, kata beberapa pejabat pada Senin (2/12).

Dua-belas orang sekarang telah tewas dalam 10 hari belakangan ini di Prancis Tenggara, yang telah dilanda oleh dua topan berturut-turut pada musim gugur yang terlambat yang membawa hujan lebat, banjir parah dan angin kencang.

Helikopter EC145 kehilangan kontak radio dan radar saat melakukan operasi pengawasan dan pertolongan di Wilayah Vas pada Ahad malam (1/12).

Pilotnya, seorang teknisi dan seorang ahli pertolongan dari regu pemadam ditemukan tewas pada pukul 01.30 waktu setempat (07.30 WIB) di dekat Kota KeciL Rove, kata Menteri Dalam Negeri Christophe Castaner di dalam satu pernyataan.

Para penyelidik berusaha memastikan kondisi kecelakaan tersebut. Kabut diduga telah

mengakibatkan daya pandang buruk pada saat itu.

Presiden Emmanuel Macron mengatakan di dalam satu pesan di Twitter bahwa seluruh negeri tersebut mendukung keluarga dan rekan petugas pertolongan.

Kecelakaan itu terjadi saat Macron menghormati 13 prajurit Prancis yang tewas ketika helikopter mereka bertabrakkan di Mali pekan lalu dalam satu operasi melawan mujahidin.

"Meskipun Prancis mempersiapkan diri hari ini untuk menghormati 13 prajuritnya yang tewas dalam tugas (di Mali), negara kita setiap hari kehilangan tiga pahlawan yang mengorbankan nyawa mereka untuk melindungi Prancis," kata Castaner.

Tiga orang lagi tewas pada Ahad (1/12) akibat banjir di Wilayah Riviera Prancis, yang telah diguyur oleh hujan lebat satu pekan setelah cuaca ekstrem menewaskan enam orang.

Di Wilayah Var, seorang penggembala hanyut saat ia berusaha menyeberangi sungai dengan naik jeepnya saat ia menggembalakan ternak.

Mayatnya ditemukan di dalam kendaraannya pada Ahad malam sekitar 300 meter (330 yard) ke arah hilir dari tempat ia terakhir kali terlihat, kata pemerintah prefektur pada Senin pagi.

Di tempat lain di wilayah itu, seorang pemilik kandang kuda ditemukan tewas dua jam setelah ia juga hanyut terbawa arus saat mengawasi hewannya, kata pemerintah.

Dan mayat seorang perempuan yang telah hilang setelah mobilnya tenggelam oleh banjir ditemukan oleh saudaranya di dekat Kota Kecil Manosque, kata satu sumber yang dekat dengan penyelidikan.

Var dan wilayah tetangganya, Alpen-Mritimes telah memberlakukan siaga merah buat banjir, yang mengganggu layanan kereta dan memutus jalan raya A8 selama empat jam pada Ahad malam.

Banyak acara olah raga dan budaya juga dibatalkan akibat cuaca buruk, termasuk pertandingan Ligue 1 Paris Saint-Germain di Monaco.