Enam pasangan calon gubernur ikut Pilgub Maluku

MERDEKA.COM. Pemilihan Gubernur (Pilgub) Maluku akan digelar 11 Juni mendatang. Enam pasangan bakal calon (balon) gubernur dan wakil gubernur telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku.

"Enam pasangan yang mendaftarkan diri secara resmi untuk mengikuti Pilkada Maluku yang akan berlangsung Juni 2012," kata Ketua KPU Maluku Idrus Tatuhey, Selasa (26/2).

Menurutnya, sejak pendaftaran dibuka pada Selasa (19/2) dan ditutup pada Senin (25/2) malam pukul 24.00 WIT, tercatat dua pasangan jalur perseorangan dan empat pasangan diusung partai politik (parpol) dan gabungan parpol telah mendaftarkan diri secara resmi.

Pasangan pertama yang mendaftarkan diri yakni Said Assagaff-Zeth Sahuburua yang dipromosikan dengan sapaan 'Setia' pada Selasa (19/2) pagi. Pasangan ini didukung enam parpol yang memiliki keterwakilan di DPRD Maluku sebanyak 20 dari 45 legislator atau melebihi ketentuan minimal 15 persen suara hasil Pemilu 2009.

Enam parpol pendukung pasangan Setia yakni Golkar dengan delapan kursi, PKS (enam), PPP dan PAN masing-masing dua kursi serta Pelopor dan PNI Marhaenisme masing-masing satu kursi.

Pasangan kedua Abdullah Tuasikal-Hendrik Lewerissa mendaftar pada Kamis (21/2) dan dinyatakan memenuhi persyaratan. Keduanya diusung Partai Hanura, Gerindra, PBR, PKB, PKPI dan PBB dengan delapan kursi di DPRD Maluku.

Pasangan jalur perseorangan Jacky WB Noya-Adam Latuconsina mendaftarkan diri pada Sabtu (23/2), tetapi berbagai persyaratannya harus dibenahi terutama jumlah dukungan sebanyak 121.306 orang. Sebab, saat verifikasi awal jumlah pendukung yang memenuhi persyaratan hanya 3.770 orang.

Begitu juga dengan pasangan perseorangan lainnya yakni Meliaus Wairisal-Abdu Karim Tuanaya yang mendaftar pada Minggu (24/2) juga diminta untuk membenahi persyaratan terutama jumlah dukungan karena dari 153.975 suara yang dimasukkan, ternyata yang memenuhi persyaratan hanya 1.246 suara.

Sebelumnya dua pasangan ini juga telah mendaftar melalui jalur perseorangan, tetapi akhirnya digugurkan KPU Maluku karena jumlah dukungan mereka tidak mencapai angka minimal.

Sementara tiga pasangan lainnya mendaftar pada Senin (25/2). Dua di antaranya mendaftar dengan dukungan Partai Demokrat yakni Abdullah Vanath-Marthen Maspaitella dan Jacobus Puttileihalat-Arifin Tapi Ohiloe, serta pasangan Herman Koedoeboen-Daud Sangaji yang diusung PDIP.

Selain didukung Partai Demokrat yang memiliki enam kursi di DPRD Maluku, pasangan Jacobus Puttileihalat-Arifin Tapi Ohiloe juga mendapat dukungan dari 11 parpol nonparlemen yakni Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK), Partai Nasional Banteng Kemerdekaan (PNBK), Partai Persatuan Nahdlatul Ummah Indonesia (PPNUI), Partai Republik, PNI Marhaenisme, Partai Indonesia Sejahtera (PIS), PKPB, Partai Buruh, Partai Patriot, Partai Peduli Rakyat Nasional (PPRN) serta Partai Barisan Nasional.

Sedangkan Abdullah Vanath-Marthen Maspaitella selain mendaftarkan diri dengan rekomendasi Partai Demokrat, juga masih menambah dukungan parpol pendukung sebelum penutupan pendaftaran.

"Satu jam sebelum penutupan pasangan Vanath - Maspaitela datang kembali kantor KPU untuk menyerahkan rekomendasi dukungan dari 15 parpol tidak memiliki kursi di DPRD, sehingga total akumulasi suaranya mencapai 126 ribu lebih," kata Idrus Tatuhey, seperti dilansir Antara.

Ditanya tentang kemungkinan adanya rekomendasi ganda, Idrus menegaskan, akan diketahui saat verifikasi. "Saat verifikasi, maka kami akan mengecek kebenaran semua rekomendasi yang dikeluarkan dengan pimpinan pusat masing-masing parpol. Rekomendasi tidak sah pasti digugurkan," katanya.

Pilkada Maluku 2013 untuk menggantikan Karel Albert Ralahalu yang masa jabatan Gubernur periode kedua akan berakhir pada 15 September 2013. Karel pada periode pertama (2003-2008) berpasangan dengan Mohammad Latuconsina, sedangkan periode kedua (2008-2013) dengan Said Assagaff yang saat ini mendaftar sebagai bakal calon gubernur.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.