Enam Warga Aceh Timur Dilarikan ke Rumah Sakit Gara-Gara Gerobak Pentol Terbakar

Merdeka.com - Merdeka.com - Gerobak jajanan pentol telur di Kabupaten Aceh Timur, Aceh, terbakar hingga menyebabkan enam warga dirawat intensif di rumah sakit akibat mengalami luka bakar.

Peristiwa tersebut terjadi di area pusat kantor pemerintahan Aceh Timur, Desa Titi Baro, Kecamatan Idi Rayeuk, pada Minggu (8/5) malam, sekira pukul 22.30 WIB.

Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Idi Rayeuk AKP Suharto, mengatakan mulanya api membesar dari atas wajan penggorengan lalu dengan cepat menyambar seluruh gerobak.

"Pedagang bernama Hasbi Nurdin, istrinya, abang kandung, abang iparnya, dan pembeli yang saat itu berada di lokasi kejadian mengalami luka bakar," kata Suharto, Senin (9/5).

Menurutnya, keluarga pedagang pentol itu terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, setelah tidak mampu ditangani pihak Rumah Sakit Umum Daerah Zubir Mahmud Aceh Timur.

Adapun identitas korban yang dirujuk bersama Hasbi Nurdin ke RSUDZA, masing-masing Hotma Dewi, Rido Saputra, dan Rahmad Hidayat. Mereka diberangkatkan jelang pagi tadi ke Banda Aceh.

Berdasarkan penuturan Suharto, luka bakar yang dialami keempat orang ini cukup serius. 80 persen bagian tubuh mereka terbakar.

Sementara dua pembeli pentol telur, Nadia Sira dan Azureen Izzani, masih mendapat perawatan di RS Zubir Mahmud. Luka bakar yang mereka alami tidak begitu parah.

"Juga terdapat tiga korban yang mengalami trauma. Ketiga korban ini masih anak-anak," ujarnya.

Polisi dari Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Aceh Timur masih melakukan penyelidikan penyebab kebakaran gerobak pentol telur itu. Di TKP, polisi mengamankan tabung gas elpiji tiga kilogram, kompor, wajan dan gerobak. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel