Enea Bastianini raih poin potensial demi bertahan di papan atas

Pebalap Gresini Racing MotoGP yang didukung oleh Federal Oil, Enea Bastianini meraih potensial di MotoGP Spanyol 2022, Minggu (1/5) setelah finis kedelapan dan mengontrol posisinya di papan atas klasemen sementara balapan roda dua terbesar sejagat ini.

Menilik situs resmi MotoGP pada Senin, finis kedelapan GP Spanyol membuat Enea Bastianini bertengger di posisi tiga klasemen dengan raihan 69 poin. Sedangkan posisi dua ada Aleix Espargaro (82 poin) dan posisi pertama Fabio Quartararo (89 poin).


Kembalinya Enea Bastianini ke papan atas klasemen diapresiasi oleh Market Development Director PT ExxonMobil Lubricants Indonesia (PT EMLI) selalu sponsor, Sri Adinegara. Menurut dia, meski belum meraih hasil maksimal namun sudah mulai menunjukkan peningkatan.

"Hasilnya memang belum sesuai keinginan Enea dan juga Diggia. Tapi, berhasil finis dan membawa pulang poin merupakan usaha yang tak sia-sia, melihat semua pebalap sangat kompetitif di Sirkuit Jerez. Enea start dari posisi 11 kemudian finis posisi delapan sudah menunjukkan semangat untuk kembali bersaing di perebutan titel Juara Dunia MotoGP 2022," kata Sri Adinegara.

Sri Adinegara berharap kembalinya Enea di persaingan titel Juara Dunia 2022 bisa dilanjutkan dengan hasil yang lebih baik di MotoGP Prancis, yang akan digelar 15 Mei mendatang.

"Hasil baik di Jerez ini semoga bisa berlanjut dengan perolehan konsisten poin yang lebih besar di Prancis. Tentu hasil tersebut akan bikin bangga Indonesia dengan adanya dukungan penuh Federal Oil di tim Gresini Racing MotoGP," katanya menambahkan.

Baca juga: Bagnaia dominan juarai GP Spanyol, raih kemenangan pertama musim ini

Sementara itu, Enea Bastianini mengaku belum sepenuhnya senang dengan apa yang diraih di Jerez apalagi kendaraan yang digunakan yakni Ducati Desmosedici GP21 punya potensi bisa bersaing dengan pebalap di depan.

"Melihat persaingan di sana, kami sudah berusaha kerahkan yang terbaik. Kami berusaha memetik poin berharga di balapan kali ini yang memang masih kesulitan mendapat feeling laju motor yang diharapkan," kata Enea dalam keterangan resminya.

Jika Enea bisa finis kedelapan, rekan satunya timnya Fabio Di Giannantonio juga meraih hasil kompetitif meski belum bisa meraih poin. Pebalap yang akrab dipanggil Diggia itu finis ke 18.

"Secara keseluruhan balapan berjalan lancar. Sayangnya saya kehilangan beberapa posisi di start, namun bila melihat data, saya sudah bisa lebih baik mengejar ketertinggalan dengan pembalap di depan. Kemungkinan untuk meraih poin sudah tidak jauh lagi, namun kami masih harus terus melakukan penyempurnaan," katanya.

Baca juga: Enea Bastianini bertekad tampil maksimal meski start kurang ideal

Baca juga: Jorge Lorenzo resmi sandang gelar Legenda MotoGP

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel