Eng Hian Beberkan Target Ganda Putri Indonesia Setelah Indonesia Open 2022: Kejar Prestasi demi Olimpiade 2024

Bola.com, Jakarta - Pelatih kepala ganda putri pelatnas PBSI, Eng Hian, membeberkan target untuk anak-anak asuhnya setelah melalui Indonesia Masters dan Indonesia Open 2022. Eng Hian menargetkan prestasi di banyak kejuaraan demi mempersiapkan diri tampil di turnamen kualifikasi dan bisa berlaga di Olimpiade 2024.

Saat Indonesia Masters 2022, ada sembilan pasang ganda putri Indonesia yang berlaga. Sementara di Indonesia Open 2022, ada tiga pasang ganda putri yang berlaga.

Pasangan Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti masih menjadi andalan Indonesia di sektor ganda putri. Setelah menjadi finalis di Indonesia Masters 2022, Apriyani/Fadia tersingkir di perempat final Indonesia Open 2022, di mana raihan itu masih lebih baik dari dua pasang ganda putri lainnya.

Bicara soal kiprah ganda putri Indonesia di turnamen-turnamen internasional, Eng Hian berharap tak hanya Apriyani/Fadia yang menjadi andalan. Ia berharap pasangan lain juga bisa meningkatkan kualitas permainan dan bersaing di level dunia.

"Saya berharap bukan hanya Apriyani/Fadia, tapi saya berharap ada lebih dari satu ganda putri untuk menjadi andalan Indonesia, seperti di sektor ganda putra," ujar Eng Hian di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jumat (17/6/2022), setelah mendampingi Apriyani/Fadia tampil di perempat final Indonesia Open 2022.

 

Kejar Top 8 Dunia

Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)
Pelatih ganda putri Indonesia, Eng Hian. (Bola.com/Zulfirdaus Harahap)

Selain berusaha untuk menciptakan sejumlah pasangan yang andal di ganda putri, Eng Hian juga bertekad membawa anak-anak asuhnya untuk masuk jajaran elite dunia.

"Target secepat mungkin masuk top elite dunia. Bagi saya itu artinya top 8, karena di luar peringkat itu bagi saya adalah grade 2," ujar Eng Hian.

"Kita harapkan Apriyani/Fadia secepatnya masuk grade 1. Kalau bisa tercapai tahun ini, tentu akan lebih bagus lagi untuk persiapan Olimpiade, waktunya menjadi lebih panjang," lanjutnya.

 

 

Kumpulkan Poin demi Olimpiade 2024

Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang makin kompak sejak dipasangkan pada ajang SEA Games Vietnam lalu mampu mengalahkan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara sebagai nggulan ke-5 turnamen dengan rubber game 21-7, 17-21 dan 21-17. Di babak 16 besar, Apriyani/Siti Fadia akan menantang wakil Cina, Zhang Shu Xian/Zheng Yu. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)
Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti yang makin kompak sejak dipasangkan pada ajang SEA Games Vietnam lalu mampu mengalahkan Mayu Matsumoto/Wakana Nagahara sebagai nggulan ke-5 turnamen dengan rubber game 21-7, 17-21 dan 21-17. Di babak 16 besar, Apriyani/Siti Fadia akan menantang wakil Cina, Zhang Shu Xian/Zheng Yu. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Setelah Indonesia Open 2022, Eng Hian bakal mempersiapkan anak-anak asuhnya di sektor ganda putri itu untuk mendapatkan poin demi poin yang akan membuat peringkat mereka menjadi lebih baik dan punya potensi untuk tampil di turnamen kualifikasi dan lolos ke Olimpiade 2024.

"Saat ini saya harus memperbanyak dulu pasangan ganda putri Indonesia untuk kejar poin di turnamen-turnamen. Itu akan menjadi kesinambungan," ujar Eng Hian.

"Nanti kita ambil pertandingan sebanyak-banyaknya agar nanti pada Mei 2023 bisa ikut turnamen kualifikasi Olimpiade dan saya juga akan memilah atlet mana nanti yang akan diprioritaskan untuk ikut kualifikasi."

"Saat ini semua masih punya kesempatan yang sama. Saya harap bisa seperti ganda putra, makin banyak maka akan makin baik," lanjutnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel