Engkan Herikan Mengaku Tak Jual Putus Lagu Bintang ke Sony Music

·Bacaan 1 menit

VIVAEngkan Herikan yang merupakan pencipta lagu berjudul ‘Bintang’ yang dipopulerkan oleh band Anima mengatakan lagu ciptaannya itu tidak dijual putus begitu saja kepada pihak label yang menaunginya pada saat merilis bersama band Anima yakni Sony Music Indonesia.

"Nggak ada," ucapnya ketika dihadapan awak media di kawasan Epicetrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin,30 Agustus 2021.

Engkan menyebut, sejauh ini hubungannya dengan Sony Musik Indonesia terjalin baik apalagi terkait urusan royalti. Namun, ia heran karena mendapati lagu ciptaannya tidak ada omongan apapun dari pihak yang terlibat salah satunya yakni Tina Toon.

"Sering berhubungan sama Sony juga. Karena kan sering ngurusin masalah royalti juga kan," katanya.

"Karena Engkan rumahnya baru, jadi pindah alamatnya, emailnya tetap, nomor handphone tetap update, kita sama orang Sony tetap berhubungan," kata dia lagi.

Lebih jauh, Engkan menyebut untuk urusan daur ulang terkait lagu ciptaannya pihak label pun tak ada ucapannya.

"Sering main juga ke tempat Sony, kita ngobrol," jelas Engkan.

Engkan Herikan juga menggugat Tina Toon yang diketahui menyanyikan versi daur ulang lagu Bintang dengan nama pencipta yang diubah.

Selain Tina, sejumlah pihak yang terkait dengan kasus ini, yakni Basia Roullete, Baros Roulette, Ian Juanda, Andri Anima, Universal Music Indonesia, Sony Music Indonesia dan WAMI.

“Intinya klien kami merasa dirugikan, karena lagu yang diciptakan oleh klien kami, yaitu lagu Bintang dan dipopulerkan oleh band Anima dibawakan dan diubah nama penciptanya. Yang seharusnya klien kami, Engkan Herikan, diubah menjadi nama pihak lain,” ucap kuasa hukum Engkan, Muhammad Iqbal Arbianto.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel