All England Open 2021, Ini Catatan Penting untuk Ganda Putra Indonesia

Ridho Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Setelah turnamen Leg Asia sepanjang Januari 2021 digelar di Bangkok, Thailand, pada Maret nanti para pebulutangkis dunia bakal berjibaku di tur Eropa.

Salah satu yang akan diselenggarakan adalah BWF World Tour Super 1000 All England Open 2021 (17-21 Maret). Ini akan menjadi pembuktian sederet pebulutangkis dunia di Birmingham Arena.

Kepala pelatih ganda putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi buka suara soal persiapan anak asuhnya. Fokus latihan anak asuhnya saat ini adalah meningkatkan daya tahan otot, baik tangan maupun kaki.

“Yang ke Eropa itu kan ada dua turnamen, Swiss, dan All England. Belajar dari Asia Leg kemarin memang kita kekurangan daya tahan ototnya. Jadi program di minggu pertama ini lebih ditekankan kepada peningkatan daya tahan otot, baik tangan maupun kaki,” ujar Herry dilansir VIVA Bulutangkis dari situs resmi PBSI, Sabtu 13 Februari 2021.

Pelatih dengan julukan Coach Naga Api itu menuturkan, untuk Ahsan/Hendra agak berbeda persiapannya. Pemain senior itu hanya perlu menjaga kondisi agar tidak cedera.

“Secara persiapan, untuk Ahsan/Hendra dan Kevin/Marcus juga Fajar/Rian menurut saya agak berbeda. Kalau Ahsan/Hendra saya hanya menjaga kondisinya agar tidak ada cedera, peningkatkan mungkin bisa tapi tidak signifikan," ucapnya.

"Untuk Kevin/Marcus dan Fajar/Rian selain daya tahan, kondisi fisik juga harus ditingkatkan. Marcus/Kevin kan sudah satu tahun tidak bertanding. Jadi perlu untuk kembali merasakan aura pertandingan. Begitu juga Fajar/Rian yang touch-nya sempat hilang, harus segera menemukan kembali. Makanya saya turunkan mereka di Jerman,” kata pelatih kelahiran Pangkalpinang ini.