Era Digital Dinilai Mudahkan Ulama untuk Syiar Islam

Syahrul Ansyari
·Bacaan 2 menit

VIVA - Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Jakarta Timur periode 2021-2025 yang baru dilantik, KH Didi Supandi, mengatakan tidak ada pilihan bagi para ulama selain mengasah diri untuk berdigitalisasi dalam upaya syiar Islam.

"Saat ini media digital memudahkan ulama untuk melakukan syiar karena jarak tidak menjadi persoalan, hanya saja perlu peningkatan konten yang benar sesuai dengan Alquran dan hadis agar umat mendapat informasi yang sahih perihal ajaran islam yang rahmatan lil alamin," kata dia dalam keterangan tertulis, Senin, 15 Maret 2021.

Menurutnya, hal ini penting agar generasi tidak kehilangan informasi yang benar tentang hukum-hukum Islam yang mengatur sendi-sendi kehidupan. Didi juga sepakat jika anak-anak muda Islam yang akrab dan mahir dalam dunia digital harus terlibat dalam menyusun dan membantu para ulama-ulama sepuh untuk menyiarkan kebenaran ajaran Islam.

Didi juga menegaskan bahwa MUI Jakarta Timur berkomitmen akan senantiasa menjaga marwah ulama dengan metode dakwah yang santun dan elegan, karena ulama adalah panutan bagi umatnya. Penyampaian dakwah yang santun dan elegan juga merupakan bagian dari syiar islam sendiri seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad SAW.

"Seperti hadis diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, aku tidak diutus untuk (melontarkan) kutukan, tetapi sesungguhnya aku diutus sebagai (pembawa) rahmat," ujarnya.

Baca juga: Wamenag: Dakwah Itu Mengajak, Bukan Mengejek

Didi menambahkan Allah tidak suka pendakwah berlaku kasar dan mencela, seperti firman-Nya dalam surat Ali Imran ayat 159, "maka disebabkan rahmat dari Allah kamu berlaku lemah lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentu mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu."

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melantik dan mengukuhkan kepengurusan Majelis Ulama Indonesia Jakarta Timur. Di hadapan 500 peserta, Anies menyampaikan pesannya melalui media zoom bahwa kepengurusan baru MUI Jakarta Timur Ulama MUI Jakarta Timur makin solid dan mampu menghasilkan gagasan dan terobosan yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.

Anies juga menyampaikan pesan bahwa MUI memiliki peran yang instrumental yang harus diwujudkan dalam kiprah masyarakat.

Kepengurusan MUI Jakarta Timur periode 2021-2025, dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI DKI Jakarta, KH. Munahar Muchtar, disaksikan Walikota Jakarta Timur, Muhammad Anwar. Sementara, Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan, memberikan sambutan dari media Zoom.

Berikut struktur pengurus MUI Jakarta Timur periode 2021-2025:

Ketua Umum: KH Didi Supandi
Wakil Ketua: Umum: Ahmad Subaki
Sekjen: Arif Fauzan
Bendahara: Irfanullah