Era Suning Group di Inter Milan Tamat

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Inter Milan dikabarkan akan segera berganti kepemilikan lagi. Kiprah Suning Group dari China di La Beneamata diklaim sudah berakhir dan bakal digantikan BC Partners.

Media Italia, Corriere dello Sport mengklaim Suning Group sudah dipastikan akan mengakhiri kepemilikan Inter Milan. BC Partners akan bertemu Suning Group pada pertengahan Februari.

Suning Group tak bisa lagi mengurus Inter Milan karena adanya instruksi dari pemerintah China. Perusahaan-perusahaan China diminta tak melakukan investasi besar di Eropa pada situasi sulit pandemi Covid-19.

Kondisi ini memaksa Suning Group untuk menjual Inter Milan meskipun Steven Zhang sudah mencintai klub yang bermarkas di Giuseppe Meazza itu.

BC Partners sudah memulai uji tuntas untuk menganalisis situasi keuangan [Inter Milan](https://www.liputan6.com/bola/read/4470051/klasemen-liga-italia-ac-milan-terus-dibayangi-inter-milan "") pada awal Januari.

Dua Opsi

Presiden Inter Milan, Steven Zhang, melakukan swafoto usai tim nya mengalahkan Shakhtar Donetsk pada laga semifinal Liga Europa di Dusseldorf Arena, Selasa (18/8/2020). Inter Milan akan berjumpa Sevilla di final. (Lars Baron/Pool via AFP)
Presiden Inter Milan, Steven Zhang, melakukan swafoto usai tim nya mengalahkan Shakhtar Donetsk pada laga semifinal Liga Europa di Dusseldorf Arena, Selasa (18/8/2020). Inter Milan akan berjumpa Sevilla di final. (Lars Baron/Pool via AFP)

Ada dua opsi soal masa depan Inter Milan. BC Partners dikabarkan akan mengambil saham minoritas Inter sebelum ada pengambil alihan penuh dalam 12-24 bulan.

Opsi lainnya BC Partners langsung membeli saham mayoritas Inter Milan dalam waktu dekat.

Dari Erick Thohir

Suning Group sendiri membeli Inter Milan dari pengusaha Indonesia Erick Thohir pada tahun 2016 lalu.

Sinyal Suning Group mulai meninggalkan Inter Milan terlihat dari terlambatnya La Beneamata membayar cicilan pembelian Achraf Hakimi dari Real Madrid.

Saksikan Video Menarik Ini