Erajaya Siapkan Belanja Modal Rp 300 Miliar, Buat Apa Saja?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) tetap akan melanjutkan ekspansi gerai pada 2021 di tengah pandemi COVID-19. Erajaya Swasembada akan membuka lebih dari 300 gerai baru hingga akhir 2021.

"Kami targetkan sekitar 260 hingga 300 gerai baru untuk tahun ini,” ujar Wakil Direktur Utama Erajaya Group Joy Wahjudi dalam paparan publik, Selasa (25/5/2021).

Untuk merealisasikan rencana tersebut, PT Erajaya Swasembada Tbk menyiapkan belanja modal (capital expenditure/capex) sekitar Rp 250 miliar hingga Rp 300 miliar.

Hingga kuartal I 2021, realisasi belanja modal sebesar Rp 37 miliar. Pada periode yang sama, tak kurang dari 20 gerai baru sudah terealisasi dan akan terus berlanjut pada bulan berikutnya.

Dari proyeksi sekitar 300 gerai baru itu, sebagian merupakan konsep baru, yakni Erafone Cloud Retail Partner. Mengusung konsep kemitraan dengan investor lokal, Erafone Cloud Retail Partner dimiliki oleh investor perorangan, namun dikelola dan dioperasikan sepenuhnya oleh tim Erafone.

"Selain yang konvensional, kami juga akan upayakan pembukaan Erafone Cloud Retail Partner yang lebih banyak pada 2021. Ini merupakan bentuk inisiatif perusahaan dalam melakukan efisiensi biaya pembukaan toko," kata Joy.

Hingga kuartal I 2021, PT Erajaya Swasembada Tbk memiliki 88 titik distribusi dan 1.075 owned retail outlet. Selain itu, Perseroan juga bekerjasama dengan kurang lebih 62.000 toko ritel pihak ketiga.

Realisasi Belanja Modal hingga Kuartal I 2021

Erajaya membuka 13 toko baru di kota-kota seluruh Indonesia (Foto: Erajaya Group).
Erajaya membuka 13 toko baru di kota-kota seluruh Indonesia (Foto: Erajaya Group).

Sebelumnya, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) telah merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 37 miliar hingga kuartal I-2021.

“Untuk realisasi capex hingga Maret 2021 itu sekitar 37 miliar,” ujar Wakil Direktur Utama PT Erajaya Swasembada Tbk, Joy Wahjudi dalam paparan publik, Selasa, 25 Mei 2021.

Adapun belanja modal tersebut digunakan untuk pembukaan gerai ritel baru Erajaya Swasembada. Perseroan menyiapkan belanja modal hingga Rp 300 miliar pada 2021. Anggaran belanja modal tersebut akan dialokasikan untuk pembukaan 260 hingga 300 gerai baru.

Pada periode sama, Perseroan mencatatkan penjualan yang meningkat 38,96 persen menjadi Rp 10,85 triliun pada kuartal I-2021 dibandingkan dengan kuartal I-2021 sebesar Rp 7,81 triliun.

Sejalan dengan itu, laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk Perseroan juga meningkat sebesar 170,87 persen menjadi Rp 278,20 miliar pada kuartal I-2021 dibandingkan dengan kuartal I-2020 sebesar Rp 02,70 miliar.

Hingga kuartal I-2021, Perseroan memiliki 88 titik distribusi dan 1.075 owned retail outlet. Selain itu, Perseroan juga memiliki kerja sama dengan kurang lebih 62.000 toko ritel pihak ketiga.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel