Erdogan ke Presiden Israel: Saya Sangat Sedih Warga Palestina Terluka di Al-Aqsa

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan menyampaikan kepada Presiden Israel, Isaac Herzog pada Selasa, dia "sangat sedih" terkait banyaknya warga Palestina yang terluka atau terbunuh di Tepi Barat dan Masjid Al-Aqsa selama bulan suci Ramadan.

Pasukan Israel menyerbu Al-Aqsa empat kali pekan lalu, menyingkirkan jemaah Palestina agar pemukim Israel bisa masuk untuk merayakan Paskah Yahudi. Lebih dari 170 orang Palestina terluka dalam serangan tersebut dan ratusan lebih ditangkap.

Presiden Erdogan menuturkan di Twitter, dia menyampaikan kepada Herzog "fakta bahwa Masjid Al-Aqsa diserang kelompok fanatik setelah salat subuh kemarin dan hari sebelumnya, dan ketegangan di Gaza menambah kesedihan kami".

"Pada waktu yang sensitif ini, saya ingin menekankan sekali lagi perlunya tidak mengizinkan provokasi dan ancaman terhadap status dan spiritualitas Masjid Al-Aqsa," tambah Erdogan, dikutip dari laman Middle East Eye, Rabu (20/4).

Erdogan berusaha memperbaiki hubungan dengan Israel, bersama dengan negara-negara regional lainnya dalam beberapa bulan terakhir, saat negaranya menghadapi inflasi yang meningkat dan krisis ekonomi di dalam negeri. Bulan lalu, Herzog melakukan perjalanan ke Ankara dalam kunjungan bersejarah yang dipuji oleh kedua belah pihak sebagai titik balik dalam hubungan kedua negara.

Erdogan adalah pendukung kuat perjuangan Palestina dan di masa lalu sangat vokal mengkritik kebijakan Israel terhadap Palestina.

Keputusan Turki untuk mempertahankan hubungan dekat dengan Hamas telah menjadi titik pertikaian khusus antara Ankara dan pemimpin Israel. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel