Eri Cahyadi Apresiasi Grab Bantu Ekonomi Digital Surabaya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, pihaknya menyambut baik dukungan dan kerja sama dengan berbagai pihak dalam mendorong perekonomian digital, salah satunya dengan Grab atau aplikasi serba bisa yang wilayah operasinya se-Asia Tenggara.

"Kami sangat mengapresiasi inisiatif Grab dalam membantu upaya pemerintah untuk mendorong perekonomian digital di Surabaya," kata Eri Cahyadi, Jumat (4/5/2021), dikutip dari Antara.

Melalui berbagai inovasi dan teknologi dari Grab, diharapkan dapat membawa dampak positif bagi Kota Surabaya dalam mendukung digitalisasi UMKM lokal, dan juga turut mendukung berbagai destinasi wisata.

"Kami juga berharap kerja sama ini dapat mempercepat pemulihan ekonomi di Surabaya, bergotong royong menuju Surabaya yang maju, humanis, dan berkelanjutan, termasuk memperkuat daya saing dan perekonomian lokal," ujarnya.

Eri Cahyadi mengatakan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkot Surabaya dan Grab dilaksanakan pada 31 Mei 2021. Lingkup kerja sama ini mencakup pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), serta pengembangan dan promosi pariwisata.

Melalui kerja sama ini, kata dia, teknologi yang dihadirkan Grab akan membantu pemerintah mengembangkan berbagai sektor agar roda perekonomian Surabaya terus bergerak.

Potensial

Director of East Indonesia Grab Indonesia Halim Wijaya menjelaskan komitmen Grab untuk memastikan lebih banyak orang dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital. Menurutnya, perkembangan ekonomi digital sangat potensial dirasakan seluruh lapisan masyarakat di Indonesia, termasuk di tengah pandemi.

"Grab senang dan bangga dapat berkolaborasi dengan pemkot untuk menghadirkan berbagai inisiatif agar dapat mendukung ekonomi digital di Surabaya," ujarnya.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel