Eri Cahyadi bolehkan fashion week di Surabaya dengan syarat

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memperbolehkan fashion week di Kota Pahlawan, Jawa Timur, dengan syarat asal tidak menimbulkan kemacetan.

"Jadi kalau mau fashion di Jalan Tunjungan tapi di pedestriannya, jangan mengganggu pengguna jalan yang lain. Insya Allah nanti buka lagi hari Minggu tapi ada aturannya," kata Wali Kota Eri Cahyadi di Surabaya Selasa.

Menurut dia, Pemerintah Kota Surabaya tengah saat ini tengah menata Jalan Tunjungan untuk memfasilitasi anak-anak muda yang ingin menyalurkan kreasi bakatnya. Penataan dilakukan supaya kegiatan seperti fashion week, tidak menyebabkan kemacetan dan tetap memperhatikan kenyamanan para pengguna jalan.

Eri mengatakan, Pemkot Surabaya tidak melarang kegiatan fashion week di Jalan Tunjungan. Namun saja, dia tak ingin kegiatan itu justru menimbulkan kemacetan dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan.

Selain di pedestrian Jalan Tunjungan, Eri menyatakan tengah menyiapkan Balai Pemuda Surabaya sebagai lokasi alternatif lain. Ke depan, anak-anak muda Surabaya bisa pula memanfaatkannya sebagai ruang untuk menyalurkan bakat di bidang fashion.

"Kami sediakan di Balai Pemuda. Jadi anak-anak muda Surabaya bisa jalan di pedestriannya memakai baju modis. Itu bisa kalau ingin catwalk di Balai Pemuda. Karena Balai Pemuda tidak lepas dari Tunjungan Romansa," kata dia.

Namun demikian, Eri kembali menekankan, bahwa kegiatan fashion week tersebut jangan sampai menyebabkan kemacetan, baik itu ketika digelar di Balai Pemuda Surabaya maupun pedestrian Jalan Tunjungan.

"Saya minta tolong ketika itu dilakukan di Tunjungan Romansa tidak menyebabkan kemacetan. Kasihan pengguna jalan yang lain. Kami sebagai manusia harus bisa menghormati manusia yang lainnya, bagaimana sama-sama nyamannya," ujar dia.

Sementara yang lebih penting lagi, Eri juga mengingatkan kepada anak-anak muda agar kegiatan fashion week dapat memakai pakaian yang lebih sopan. Dengan demikian, Tunjungan Romansa tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan.

"Saya juga minta tolong pakaiannya yang sopan," kata Eri.

Selain memfasilitasi kegiatan fashion week di pedestrian Jalan Tunjungan dan Balai Pemuda, kata dia, pihaknya juga tengah menyiapkan Taman Surya, Balai Kota Surabaya. Rencananya, Taman Surya akan kembali ditata ulang sehingga sebagian nanti dapat digunakan untuk masyarakat umum.

"Balai Kota Surabaya akan kami lakukan. Tapi kami akan rombak dulu, ditata dulu tamannya, lalu dibuka untuk umum," ujar Eri.
Baca juga: Baim Wong lepas pendaftaran HAKI Citayam Fashion Week
Baca juga: Pengamat: Citayam Fashion Week milik publik
Baca juga: Perilaku LGBT di Citayam Fashion Week diminta diwaspadai

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel