Erick akan luncurkan pemetaan kerja sama BUMN-swasta pada 2022

·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir akan meluncurkan pemetaan kerja sama antara BUMN dengan swasta pada tahun depan.

Erick Thohir mendukung kerja sama antara BUMN dengan pihak swasta yang terbuka dan transparan.

"Karena memang salah satunya inisiasi yang akan kita luncurkan Insya Allah pada tahun depan, kita akan memetakan kerja sama BUMN dengan swasta mana yang punya nilai impact kepada BUMN-nya sendiri ataupun dengan lingkungannya. Hal tersebut sedang kita petakan sekarang," ujar Erick Thohir dalam Rapat Kerja Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin.

Menteri BUMN meminta waktu untuk memetakan hal tersebut dan Kementerian BUMN sendiri sudah membentuk tim untuk melakukan itu.

Menurut Erick, inisiasi tersebut baru 2-3 pekan yang lalu, dan hal ini akan ditangani Staf Ahli Bidang Keuangan dan Pengembangan UMKM Kementerian BUMN Loto Srinaita Ginting.

"Rencananya tahun 2022 kita akan coba luncurkan supaya pemetaan kerja sama tersebut bisa juga terbuka dan transparan, serta tadi kita bisa menilai juga kerjasama yang mana yang memang baik dan terbuka," katanya.

Selain itu Erick juga menambahkan bahwa dirinya akan memperhatikan dan memastikan transparansi berkaitan dengan kerja sama antara BUMN sendiri, seperti misalnya kerja sama yang bisa memaksimalkan kereta api dengan Pelindo.

"Namun tentu yang kita jaga jangan sampai BUMN kembali seperti tahun-tahun sebelumnya di mana BUMN-BUMN menggurita sendiri, Ini yang harus kita jaga," kata Erick.

Menteri BUMN juga mengatakan bahwa komitmen awal Kementerian BUMN dan Komisi VI DPR RI sepakat untuk membangun ekosistem yang sehat antara BUMN, BUMD, BUMDes, swasta, pengusaha daerah, dan UMKM.

Baca juga: Erick Thohir: Anggaran Kementerian BUMN pada 2022 Rp208 miliar

Baca juga: Erick Thohir: Pemerintah sedang menata peta jalan hilirisasi digital

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel