Erick: Gotong royong dan koordinasi kunci cepatnya vaksinasi COVID-19

Adi Lazuardi
·Bacaan 2 menit

Menteri BUMN sekaligus Wakil Ketua IV dan Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir menegaskan tugas vaksinasi Covid-19 bisa selesai dalam waktu 8-9 bulan jika semua pihak saling bergotong royong dan berkoordinasi.

"Sementara dari database yang saya juga bisa bagi (sharing), kalau kita bisa berkoordinasi dan bergotong royong, kita mampu kurang lebih menyuntik 13-15 juta orang untuk per bulan. Jadi kalau kita ditugaskan untuk melakukan vaksinasi 75 juta orang, InsyaAllah 8-9 bulan tugas ini selesai," ujar Erick dalam seminar daring di Jakarta, Selasa.

Menteri BUMN tersebut berharap masyarakat yang ekonominya mampu untuk masuk ke dalam program vaksin mandiri.

Selain itu dalam melakukan vaksinasi sesuai Perpres 99 tahun 2020, tentu Kementerian BUMN mendapatkan tugas dari pemerintah untuk melakukan vaksin mandiri sesuai dengan tupoksi yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Baca juga: Wapres minta ulama-ormas Islam sosialisasi pentingnya vaksin COVID-19

Ada dua macam vaksin yang akan dilakukan pemerintah yakni vaksin bantuan pemerintah dan vaksin mandiri.

Untuk detail vaksin bantuan pemerintah, Kemenkes yang memang memiliki domain untuk menjelaskan secara detail tetapi sekarang memang diutamakan untuk tenaga kesehatan, tenaga yang langsung berdampak ke publik, dan memang rakyat yang termiskin.

"Memang untuk yang mandiri sementara ini untuk tahap awal kami ditugaskan untuk bekerja sama dengan pihak-pihak yang saat ini ekonominya lebih baik dan mampu," ujar Menteri BUMN tersebut.

Hal itu dikarenakan pemerintah terus bekerja keras untuk beberapa program seperti bantuan sosial, BLT, diskon listrik, subsidi gaji terus dilakukan untuk ke depannya. Mengingat beban pemerintah yang berat maka dari itu KPCPEN mengetuk hati bagaimana semua pihak bisa saling bergotong royong terkait vaksinasi Covid-19 ini.

Dan juga program vaksin mandiri ini, tentu kemampuan dari BUMN sendiri terbatas, karena itu sejak awal disampaikan mengenai distribusi sehingga Kementerian BUMN mengajak seluruh komponen swasta di industri kesehatan bahu membahu bekerja sama terkait hal tersebut.

Baca juga: Bio Farma jelaskan tujuh langkah vaksinasi mandiri

"Karena tentu bagaimana tadi kita berharap dengan tugas vaksinasi untuk 75 juta masyarakat ini, vaksinasi bisa berjalan secepat-cepatnya," kata Erick Thohir.

Menteri BUMN kembali menegaskan kuncinya adalah saling bergotong royong, dan tugas vaksinasi tidak bisa diserahkan hanya kepada Kementerian BUMN sendiri.