Erick: Kantor bersama BRI, Pegadaian, PNM bermanfaat bagi nasabah

·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan kantor bersama Holding BUMN Ultra Mikro yang terdiri dari Bank BRI, Pegadaian, dan Permodalan Nasional Madani (PMN), bermanfaat bagi nasabah.

"Ingin mengecek langsung program integrasi yang sudah dijalankan antara Bank BRI, PNM dan Pegadaian. Kita bisa lihat langsung bagaimana tempat ini sangat rapih, efisien, dan juga bermanfaat bagi para nasabahnya. Yang tadinya terpisah-pisah, sekarang menjadi satu kesatuan," ujar Menteri BUMN Erick Thohir dalam kunjungan bersama finalis kaum muda peserta #GirlsTakeover di Kantor Bersama BRI, Pegadaian dan PNM Kramat Sentiong, Jakarta, Selasa.

Erick Thohir bisa melihat bagaimana nasabah Pegadaian yang biasanya transaksi tunai, sekarang bisa juga sebagian melakukan transaksi non-tunai dan hal ini menjaga keamanan nasabah.

Lalu ada juga Account Officer (AO) PNM datang untuk menyetorkan uang tunai. Dengan adanya kantor bersama ini, kata dia, maka AO PNM juga bisa terbantu dan langsung menyetorkan uang tunai.

Baca juga: Erick Thohir ingin Holding Ultra Mikro segera wujudkan kredit murah

"Kemudian terkait naik kelas, bagaimana BRI bisa juga melihat langsung nasabah Pegadaian yang memang latar belakangnya bagus, atau pelaku usaha ultra mikro PNM bagus bisa naik kelas," kata Erick Thohir.

Seperti yang sudah disampaikan Presiden RI Joko Widodo, lanjut dia, kalau melakukan perbandingan dengan beberapa negara, keberpihakan kepada UMKM di Indonesia masih berada di bawah negara-negara lain.

"Karena itu penggabungan Holding BUMN Ultra Mikro menjadi sebuah keberpihakan pemerintah, bagaimana programnya dekat kepada rakyat, dan tentu Kementerian BUMN yang mendorong dan memastikan ini terjadi," kata Erick Thohir.

Baca juga: Erick Thohir: Holding UMi jadi tonggak sejarah ekonomi kerakyatan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel