Erick Thohir: 5G Telkomsel "game changer" dalam transformasi digital

·Bacaan 3 menit

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan layanan jaringan 5G Telkomsel akan menjadi game changer dalam transformasi digital Indonesia.

“Saya bangga Telkomsel berhasil menjadi operator seluler pertama yang meluncurkan jaringan 5G secara komersial di Indonesia. Kehadirannya akan menjadi game-changer terhadap transformasi digital di Tanah Air, termasuk dalam hal penguasaan teknologi di dalam negeri, serta menjadi kunci pengembangan daya saing usaha dan kemajuan bangsa," ujar Erick dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Erick berharap dengan 5G, Telkomsel akan terus bersama dengan pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam menginisiasi lebih banyak produk, solusi, dan inovasi yang mampu mendorong kematangan ekosistem dan ekonomi digital nasional secara inklusif dan berkelanjutan.

Setelah menerima Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo RI) pada 24 Mei 2021, Telkomsel secara resmi meluncurkan layanan Telkomsel 5G dengan mengusung tema “5G: Unlock the Future”.

Selain menegaskan posisinya sebagai operator seluler pertama yang menggelar jaringan 5G di Indonesia, melalui peluncuran ini Telkomsel juga memastikan layanan 5G sudah dapat digunakan secara komersial.
Baca juga: Daftar daerah yang dapat akses 5G Telkomsel tahap awal
Baca juga: Menkominfo minta operator seluler persiapkan matang 5G

Langkah progresif dan strategis ini menjadi bagian dari peta jalan transformasi perusahaan yang kini telah mengukuhkan diri sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia untuk terus mendorong kemajuan bangsa dengan memperkuat kapabilitas digital nasional.

“Hadirnya 5G secara resmi di Indonesia tidak hanya menjadi milestone penting bagi Telkomsel, namun juga menjadi momentum besar bagi bangsa Indonesia dalam menyongsong masa depan yang lebih maju dan menjanjikan berkat pemanfaatan broadband terkini yang lebih optimal," kata kata Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro.

Hadirnya teknologi jaringan seluler generasi kelima di Tanah Air diyakini akan membuka lebih banyak potensi kemajuan Indonesia untuk menjadi bangsa digital yang utuh dan mampu bersaing hingga di tingkat global, terutama dalam kekuatan ekonomi digital.

Setyanto menambahkan, Telkomsel 5G semata-mata hadir untuk masyarakat, industri, dan negara Indonesia. Untuk itu, komitmen Telkomsel selanjutnya adalah untuk menghadirkan layanan Telkomsel 5G untuk seluruh elemen bangsa, bukan hanya untuk kota atau industri tertentu, atau segelintir pelanggan.

“Fokus kami dalam menggelar 5G adalah menjadikan layanan jaringan serta solusi digital yang dihasilkannya bisa mudah diakses dan terjangkau bagi siapa saja. Dalam waktu dekat ini, sejumlah inisiatif baru untuk pengembangan bisnis terkait digital platform dan digital services akan segera dihadirkan Telkomsel dan menjadi bagian dari penguat komitmen transformasi sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia,” katanya.

Telkomsel akan memaksimalkan pemanfaatan 5G untuk menghadirkan beragam produk dan layanan digital baru yang mampu mentransformasi kehidupan dan mengimplementasikan keunggulan jaringan 5G untuk lebih mendorong pertumbuhan digital connectivity, digital platform, dan digital services di Indonesia serta pengembangan solusi teknologi masa depan seperti artificial intelligence, cloud computing, dan Internet of Things.

Selain itu, Telkomsel juga akan mengoptimalkan pemanfaatan 5G untuk UMKM serta industri lintas sektor seperti kesehatan, logistik, manufaktur, pertanian, pertambangan, dan lain-lain, melalui solusi yang dapat memungkinkan cara kerja baru yang dapat meningkatkan produktivitas dan inovasi. membuat produktivitas yang lebih tinggi dan inovasi yang lebih besar.
Baca juga: 5 hal yang perlu diketahui soal 5G di Indonesia
Baca juga: 5G bisa dorong inovasi IoT hingga stabilitas kecepatan internet

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel