Erick Thohir Apresiasi Perbaikan Bisnis Telkom

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir dikenal sebagai sosok yang tak sungkan-sungkan memberikan teguran keras kepada perusahaan milik negara agar mau berubah jadi lebih baik. Dalam hal ini ia mencontohkan kritik kepada PT Telekomunikasi Indonesia atau Telkom pada Februari 2020 lalu.

Erick Thohir mengatakan, teguran keras diberikan kepada Telkom lantaran perseroan seolah tak punya niat lebih untuk mau mengembangkan bisnisnya di bidang telekomunikasi.

"Kalau kita lihat waktu itu saya pernah bicara keras mengenai Telkom. Bahkan saya bilang kalau Telkom tidak serius membangun infrastrukturnya, tetapi juga tidak merubah bisnis strateginya, lebih baik kita punya Telkomsel saja karena dividennya sudah kelihatan jauh lebih besar," ujarnya, Sabtu (21/11/2020).

"Alhamdulillah, kita kemarin bisa saksikan, saya juga hadir 25 tahun Telkom. Setelah kami bersama direksi dan komisaris duduk dari hati ke hati, kita bisa lihat nilai kapitalisasi pasar daripada Telkom sendiri sekarang sudah bounce back," sambungnya.

Perbaikan itu bukan berarti Erick Thohir lepas pandangan pada Telkom. Dia bahkan menuntut perusahaan untuk lebih serius membangun strategi digitalnya.

"Bahkan saya targetkan kalau mereka serius membangun strategi digitalnya, mereka bukan tidak mungkin kapitalisasi pasarnya akan jauh lebih baik daripada hari ini. Bukan tidak mungkin bisa juga kembali seperti kejayaan Telkom sebelumnya," ungkapnya.

Oleh karena itu, Erick Thohir menilai, pembangunan data center dan clouding system ini menjadi yang sangat penting. Dia menyoroti database sebagai salah satu kelemahan bangsa Indonesia.

"Karena itu saya berharap Telkom menjadi agregator database yang penting, dengan menyiapkan data center yang juga bisa dimanfaatkan oleh semua pihak, dan tetap menjaga kerahasiaan daripada masing-masing individunya," imbuh Erick Thohir.

Erick Thohir Komitmen Tak Sembarang Berikan Vaksin Covid-19

Menteri BUMN Erick Thohir (dok: KBUMN)
Menteri BUMN Erick Thohir (dok: KBUMN)

Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan, pemerintah terus berupaya melakukan tugas luar biasa dalam penanganan Covid-19. Hasilnya, melihat tren dengan bukti data dan fakta, ia mengatakan penanganan pandemi di Indonesia semakin hari semakin baik.

"Tingkat kesembuhan kita dibandingkan tingkat kesembuhan dunia, kita jauh lebih baik. Memang ada hal yang sangat sensitif, yaitu tingkat daripada fatality atau kematian kita masih tinggi dibandingkan dunia," kata Erick dalam sesi teleconference, Sabtu (21/11/2020).

Oleh karena itu, ia menambahkan, pemerintah terus bekerja keras lewat program Indonesia Sehat, Indonesia Bekerja dan Indonesia Tumbuh. Program Indonesia Sehat disebutnya jadi prioritas utama. Sala satunya mengenai program pengadaan vaksin Covid-19.

"Tetapi tentu seperti stigma Bapak Presiden (Jokowi) bahwa vaksinasi yang akan dilakukan di Indonesia pasti melakukan proses yang sangat hati-hati sesuai dengan standar WHO," tegasnya.

Dengan begitu, ia berkomitmen agar proses vaksinasi bisa berjalan dengan baik. Vaksinasi dinilainya bakal menekan angka penularan sekaligus memperkecil fatality rate atau angka kematian.

"Karena setiap hari tentu ada saja bapak yang kehilangan istrinya, anak yang kehilangan orang tuanya, dan tentu ini sesuatu yang sangat prihatin," ujar Erick Thohir.

"Keselamatan rakyat Indonesia jadi hal yang utama. Setelah itu tentu kalau kita bisa me-manage Covid-19 ini dengan baik, baru kita bicara tentunya ekonomi. Tidak bisa kebalik-balik," tandasnya.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: