Erick Thohir Apresiasi Transformasi Digital Pos Indonesia

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir mengapresiasi platform layanan digital kurir yang baru dikeluarkan PT Pos Indonesia (Persero), PosAja.

Menurut Erick, PosAja sangat memudahkan proses pengiriman barang selama masa pandemi Covid-19 saat ini. Terlebih dengan memakai jaringan milik PT Pos Indonesia yang sudah tersebar hingga ke pelosok Nusantara.

"Mengirim paket bantuan gak pake ribet. Saya mengirim bantuan Paket Isoman dari Relawan BerAKHLAK untuk puskemas di wilayah Bogor. Saya kirim pakai PosAja dari @PosIndonesia.IG karena jaringannya terluas dan menjangkau seluruh Indonesia," tulisnya dalam akun Instagram @erickthohir, dikutip Sabtu (18/9/2021).

Erick mengatakan, PosAja menawarkan kemudahan baik dalam hal bertransaksi hingga proses pengiriman barang. Cukup tinggal buka aplikasi dan pesan, nanti paketnya akan langsung dijemput jasa kurir yang bernama O-Ranger.

"PosAja adalah bukti adaptasi dan transformasi digital, untuk meningkatkan kemudahan akses, pengalaman, hingga kepuasan para pelanggan," ungkap dia.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Sistem Logistik

Kunjungan kerja Menteri BUMN RI, Erick Thohir ke Kantor Pos Bogor di Jl Juanda no 5 pada Sabtu (11/9). (Dok. PT Pos Indonesia)
Kunjungan kerja Menteri BUMN RI, Erick Thohir ke Kantor Pos Bogor di Jl Juanda no 5 pada Sabtu (11/9). (Dok. PT Pos Indonesia)

Dia menilai, efektivitas serta segala kemudahan yang disajikan PosAja merupakan bentuk sistem logistik yang baik dan lancar. Itu sekaligus jadi kunci pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Saya menitipkan amanah agar pelaksanaan tugas #PTPosIndonesia selaras dengan jalan prinsip AKHLAK. Dari dulu sampai sekarang, siapa yang setia kirim paket pakai POS Indonesia?" ujar Erick Thohir.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel