Erick Thohir: Beli dari Peternak Lokal, Bank BUMN Sumbang 300 Sapi di Iduladha 2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyambut baik, kolaborasi Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara untuk menyalurkan 100 ekor Sapi untuk kurban di wilayah Jawa Barat dan Banten pada perayaan Iduladha 1443 H yang jatuh pada Minggu, 10 Juli 2022. Selain di Jabar dan Banten, kolaborasi Himbara juga dilakukan di Jawa Timur dengan penyaluran 200 ekor sapi kurban.

Menteri Erick menilai perusahaan BUMN tak hanya bertugas menjaga pertumbuhan dan keseimbangan ekonomi bangsa, melainkan juga berperan penting dalam aspek sosial, termasuk saat hari raya Iduladha saat ini.

"BUMN harus hadir di tengah-tengah masyakarat. Hal ini yang ditunjukan bank-bank himbara, seperti Mandiri, BNI, BRI, dan BTN yang bersama-sama menyalurkan sapi kurban untuk masyarakat di Jawa Barat (Jabar) dan Banten," ujar Erick pada Minggu (10/7).

Meski secara jumlah mungkin tidak banyak, Menteri Erick berharap penyaluran daging kurban dapat memberikan kebahagiaan bagi masyarakat. Bagi Menteri Erick, penyaluran daging kurban lewat program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) tak sekadar menunaikan kewajiban, melainkan bentuk komitmen BUMN dalam membangun ekonomi kerakyatan dan keumatan.

Beli dari Peternak Lokal

peternak lokal
peternak lokal.jpg

Menteri Erick menyampaikan himbara menyerap sapi dari para peternak di Jabar dan Banten. Tak hanya membeli, lanjut Menteri Erick, himbara juga dibantu anggota holding BUMN pangan atau ID Food, PT Berdikari, yang memeriksa setiap sapi telah terbebas dari penyakit mulut dan kuku.

"Jadi tidak hanya masyarakat penerima kurban yang bergembira, para peternak lokal pun ikut senang. Prinsipnya, dari masyarakat kembali lagi untuk masyarakat," lanjut Menteri Erick.

Menteri Erick sendiri terus mendorong BUMN mengedepankan ekonomi kerakyatan dengan merangkul masyarakat, UMKM, peternak, hingga petani. Menteri Erick menyebut para peternak juga terdampak pandemi lantaran menurunnya daya beli masyarakat dan kini menghadapi penyebaran PMK.

Para pelaku ekonomi kerakyatan seperti peternak itu terus berjuang dengan cucuran keringat untuk mendapatkan penghasilan guna mencukupi kebutuhan sehari-hari. Masak kita BUMN yang katanya sepertiga kekuatan ekonomi diam saja, tentu tidak. Kita harus hadir untuk mereka," kata Menteri Erick menambahkan. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel