Erick Thohir: BUMN hadir untuk membantu masyarakat naik kelas

·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan perusahaan-perusahaan BUMN hadir untuk membantu masyarakat Indonesia naik kelas.

"Melihat langsung bagaimana BUMN terus membantu rakyat kita yang perlu bantuan untuk sekadar menjalankan kehidupannya, BUMN hadir untuk mereka naik kelas tidak sekadar bertahan hidup," ujar Erick Thohir seperti dikutip dari akun resmi Instagram @erickthohir di Jakarta, Minggu.

Menteri BUMN itu juga mengajak semua pihak untuk membangun ekonomi Indonesia yang seimbang.

"Mari kita bangun ekonomi Indonesia yang seimbang dilandasi dengan akhlak," kata Erick Thohir.

Baca juga: Erick Thohir motivasi nasabah dan "Account Officer" PNM di Tasikmalaya

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mendukung baik nasabah maupun "Account Officer" PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM untuk naik kelas.

Menteri BUMN juga mendukung pendamping nasabah PNM mengembangkan kapasitas diri dengan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

Kementerian BUMN menyiapkan program beasiswa untuk AO PNM Mekaar untuk kuliah dan bisa meraih gelar sarjana.

Baca juga: Erick Thohir dorong BUMN perbesar atensi bagi pelajar dan perempuan

Erick Thohir juga ingin memastikan pendanaan di PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bagi para nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) semakin hari semakin ringan.

Sistem yang ibu-ibu nasabah Mekaar sudah punya di PNM, lanjut Erick Thohir, merupakan sistem yang memastikan bahwa ibu-ibu pengusaha yang merupakan tulang punggung keluarga bisa terus berkelanjutan.

Program PNM Mekaar atau Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera merupakan layanan pemberdayaan melalui pembiayaan berbasis kelompok bagi perempuan pra-sejahtera dengan pendampingan dan pembinaan oleh para AO. Mayoritas AO merupakan perempuan berusia 19 - 24 tahun, lulusan SMA.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel