Erick Thohir: BUMN Sumbang Rp 3.290 Triliun ke Negara dalam 10 Tahun Terakhir

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, BUMN memberikan kontribusi Rp3.290 triliun kepada negara selama 10 tahun terakhir. Kontribusi tersebut dalam bentuk pajak, deviden dan PNBP.

"Memang benar BUMN 10 tahun terakhir telah berkontribusi Rp3.290 triliun kepada negara yang berupa pajak, dividen, PNBP, dan lain-lain," katanya dalam konferensi pers virtual, Jakarta, Jumat (3/9/2021).

Jumlah tersebut kata Erick Thohir, sangat membantu bagi negara. Namun tentunya belum bisa dikategorikan cukup. "Tentu ini sangat membantu negara dalam menjalankan program-program untuk rakyatnya. Tapi apakah itu cukup? Tidak," katanya.

Oleh karena itu, di masa pandemi ini, Kementerian BUMN menyadari banyak langkah yang harus diperbaiki. Transformasi tak bisa lagi dielakkan, BUMN harus melakukan perubahan. Termasuk bekerja sama dengan UMKM agar lebih dekat dengan rakyat.

"Sejak krisis ini terjadi, kami BUMN daripada menunjuk bahwa itu harus diperbaiki, di sini harus diperbaiki, tapi kita menunjuk diri kita sendiri," jelasnya.

"Kita transformasi diri kita sendiri. Kita memastikan bahwa BUMN ini tidak menjadi menara gading, tetapi harus dekat dengan program UMKM dan harus dekat kepada rakyatnya," sambungnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kolaborasi dengan Swasta

Menteri BUMN, Erick Thohir menggunakan pakaian adat Lampung saat perayaan Kemerdekaan RI ke-76 (dok: KBUMN)
Menteri BUMN, Erick Thohir menggunakan pakaian adat Lampung saat perayaan Kemerdekaan RI ke-76 (dok: KBUMN)

Langkah pertama yang dilakukan oleh Erick Thohir adalah mengeluarkan peraturan menteri untuk membuka diri terhadap swasta.

"Karena itu kita awali mengeluarkan Permen waktu itu. Kita harus membuka diri, tidak boleh ada lagi satu BUMN dan satunya lagi menjadi kartel, saling trading, saling suplai satu sama lain," tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel