Erick Thohir Gelar Doa Bersama untuk Eril yang Hilang di Sungai Aare Swiss

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri BUMN, Erick Thohir menggelar doa bersama terkait belum ditemukannya putra sulung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yaitu Emmeril Khan Mumtadz atau Eril yang hilang terseret arus saat berenang di Sungai Aare, Swiss, pada Kamis (26/5) siang waktu setempat.

"Jarak jauh tidak menghentikan kami untuk memanjatkan doa yang terdalam untuk sahabat saya, Kang @ridwankamil. Ya Allah, semoga Ananda Eril diberi keselamatan dan Kang Emil dan keluarga diberikan ketabahan," kata Erick Thohir dikutip melalui instagram @erickthohir, Minggu (29/5).

Sebelumnya, menurut keterangan keluarga Ridwan Kamil, Elpi Nazmuzaman, kronologi hilangnya Eril berawal saat dia berenang di Sungai Aaree, Bern bersama adik dan kawannya.

Saat ingin naik ke permukaan, Eril terseret arus sungai yang cukup deras. Ia sempat mendapat bantuan dari kawannya.
Keluarga saat itu sedang berada di Swiss untuk mencari sekolah bagi Eril yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang S2.

Sementara saat kejadian, Ridwan Kamil sedang berada di Inggris dalam kegiatan pemerintahan di luar negeri bersama delegasi dari Pemprov Jawa Barat.

Pencarian Eril

Eril saat ini masih dalam pencarian tim SAR dan polisi Swiss. Pencarian sempat dihentikan pada Kamis karena hari sudah mulai gelap dan rencananya akan dilanjutkan pagi ini.

"Hingga informasi ini disampaikan, pencarian sudah berjalan enam jam atau 26 Mei pukul 23.00 WIB dan kami berharap Eril dapat ditemukan segera dalam keadaan sehat," kata Elpi.

Terhitung sudah 3 hari pencarian terhadap Eril, sapaan akrab Emmeril Kahn Mumtadz, dilakukan oleh jajaran polisi setempat, polisi sungai, dan pemadam kebakaran, Kota Bern, Swiss.

Menurut Duta Besar (Dubes) RI di Bern Muliaman D Hadad pencarian dilakukan sejak pagi hari sampai selesai dengan lebih intensif menggunakan pemindaian drone dan perahu.

Dia menuturkan drone pemindai suhu tubuh atau thermal sempat digunakan untuk mencari Eril selama lima belas menit, sekitar 10 menit setelah Emmeril dilaporkan hilang.

Sedangkan drone yang akan digunakan pada pencarian hari ketiga, lanjut Hadad, merupakan drone pendeteksi permukaan sungai kontur dasar sungai. Drone tersebut akan mencitrakan sungai sehingga akan membantu pencarian Emmeril.

Reporter: Tira Santia

Sumber: Liputan6.com [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel