Erick Thohir Geram Masih Ada Mobil Mewah Konsumsi Pertalite

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir mengaku geram saat mengetahui masih adanya pelanggaran dalam penyaluran program Subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM). Di antaranya banyak mobil mewah yang masih mengonsumsi BBM jenis Pertalite atau RON 90.

Padahal, lanjut Erick, Pertalite merupakan jenis BBM yang disubsidi pemerintah untuk dipakai oleh masyarakat kelas bawah. Sementara, bagi masyarakat kelompok ekonomi mampu tersedia BBM jenis Pertamax yang tidak disubsidi oleh pemerintah.

"Itu pun di lapangan masih banyak mobil yang mestinya tidak boleh dengan Pertalite masih mengisi," kata Erick saat mengisi Kuliah Umum di Universitas Surabaya (Ubaya), Jawa Timur, Jumat (10/6).

Erick mencatat, anggaran yang dikeluarkan pemerintah untuk membiayai program subsidi BBM sendiri mencapai lebih dari Rp200 triliun. Tujuannya untuk menjaga harga Pertalite tidak mengalami kenaikan meski harga minyak dunia meroket akibat konflik Rusia dan Ukraina.

Pemerintah Bantu Rakyat Rp200 Triliun

"Pemerintah membantu rakyat hampir Rp 200 triliun lebih, makanya kemarin harga BBM Pertalite tidak naik. Tapi tentu tidak dengan Pertamax untuk yang mampu," kerasnya.

Erick menambahkan, pemerintah saat ini terus membangun kedaulatan SDA dengan menciptakan ekosistem baterai listrik dan EV, pembangunan smelter, dan gasifikasi Batubara DME. Erick menilai upaya tersebut akan mengikis ketergantungan Indonesia terhadap impor.

"Kita terus mendorong penggunaan kompor listrik, gasifikasi batubara menjadi gas DME agar jangan impor LPG terus," tutupnya. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel