Erick Thohir ingin konten lokal bisa jadi tuan rumah di negeri sendiri

·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir ingin game, konten lokal dan produk dalam negeri bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dengan mengisi pasar media.

Erick menyampaikan bahwa media dalam lima tahun mendatang akan semakin terdigitalisasi, interaktif, tetapi yang penting konten-kontennya bisa diisi oleh orang-orang Indonesia.

"Karena penting sekali seperti game, konten lokal, produk dalam negeri bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri itu yang terpenting. Bukan hanya sebagai market medianya, tetapi di dalam market medianya itu yang mengisi siapa," katanya seperti dikutip dari akun resmi YouTube BNI @BNI - Bank Negara Indonesia di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Erick Thohir dorong ID FOOD perbaiki rantai pasokan pangan

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BNI) Royke Tumilaar menyampaikan hal serupa bahwa media dalam lima tahun ke depan akan lebih menarik dengan konten yang akan memberikan lebih banyak inspirasi kepada anak-anak muda.

"Saya rasa akan lebih menarik lagi karena kontennya akan jauh lebih variatif dan mendukung serta memberikan inspirasi-inspirasi untuk anak-anak muda agar lebih maju lagi ke depannya," kata Royke.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan fokus baru Telkomsel dengan menjadi agregator bagi business to commerce (B2C) untuk mendukung pengembangan kreator lokal baru, salah satunya kreator game lokal.

Dikatakannya, Telkomsel akan diubah menjadi agregator untuk business to commerce (B2C), salah satunya yang mungkin teman-teman mahasiswa mainkan saat ini yakni game online, e-sports. Game online dan e-sports saat ini mayoritas gamenya buatan asing.

Baca juga: Pemerintah resmi luncurkan BUMN Pangan merek dagang ID FOOD

Menurut Menteri BUMN, hal ini dimaksudkan agar generasi muda Indonesia ke depannya menjadi bagian dari ekosistem digital.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel