Erick Thohir: Investasi SDM kunci menjaga pertumbuhan RI hingga 2045

·Bacaan 2 menit

Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan investasi pada sumber daya manusia (SDM) merupakan kunci untuk menjaga pertumbuhan Republik Indonesia (RI) hingga tahun 2045.

"Investasi di sumber daya manusia, investasi di generasi muda, investasi riset dan pengembangan (R&D), investasi di inovasi adalah menjadi kunci menjaga pertumbuhan hingga tahun 2045," ujar Erick Thohir saat menyampaikan pidato kunci di Universitas Muhammadiyah Malang, seperti dipantau secara daring dari Jakarta, Sabtu.

Menurut Menteri BUMN, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan dalam kaitannya dengan investasi SDM, antara lain mempersiapkan skilled labor, digitalisasi dan infrastruktur digital serta kesehatan.

"Apa saja yang harus dilakukan yakni mempersiapkan skilled labor atau tenaga kerja yang memiliki kapabilitas, tenaga kerja yang mengerti apa yang akan dibutuhkan ke depannya," katanya.

Sebanyak 17,5 juta tenaga kerja, lanjut dia, dibutuhkan Indonesia sampai 2035, namun tenaga kerja yang mengerti teknologi, tenaga kerja yang dekat dengan teknologi, pengusaha yang mengerti teknologi.

"Maka dari itu infrastruktur yang akan dibangun ke depan juga sangat penting. Kalau saat ini kita melihat jalan tol, bandara, pelabuhan maka untuk ke depan yang terpenting infrastruktur untuk digitalisasi seperti Wifi, data center, cloud, jaringan kabel internet, ini yang dibutuhkan infrastruktur baru," kata Erick.

Menteri BUMN juga menambahkan bahwa yang tidak kalah pentingnya juga adalah kesehatan. karena tidak mungkin Indonesia bisa tumbuh kalau masyarakat dan generasi mudanya tidak sehat.

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengungkapkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak boleh hanya mengandalkan sumber daya alam tetapi juga perlu diperkuat dengan knowledge based economy.

Menteri BUMN menyampaikan bahwa selama ini Indonesia masih terus berharap kepada sumber daya alam yang mana SDA ini bisa habis dan bisa tidak dipakai lagi di kemudian hari.

Tantangan Indonesia ke depan justru di knowledge based economy, di mana sekarang era manusianya yang menjadi pusat pertumbuhan, inovasi manusianya yang menjadi pusat pertumbuhan. Tidak bisa hanya mengandalkan pasar dan SDA.

Menurut Erick, kalau tahun 2045 generasi Indonesia bukanlah generasi yang produktif namun generasi yang konsumtif, maka Indonesia Emas 2045 hanyalah mimpi.

Baca juga: Gataki siap bantu wujudkan SDM unggul sektor konstruksi nasional
Baca juga: Menkeu: Kesetaraan gender akan tambah PDB global 28 triliun dolar AS
Baca juga: MRT Jakarta gandeng perusahaan asal Inggris tingkatkan kapasitas SDM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel