Erick Thohir: Kalau Tak Hargai Produk Sendiri Seperti Bangsa Korea, Kita Rugi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyebut, Indonesia memiliki jumlah market yang besar dengan jumlah kapasitas penduduk sebanyak 270 juta orang.

Dengan potensi besar itu, maka harus dipastikan seluruh market tersebut dapat menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Dengan segala perbedaan kita itu menjadi kekuatan kita. Kita harus pastikan market kita untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Menteri Erick, dikutip dari instagramnya @erickthohir, Rabu (13/10).

Dirinya tidak ingin potensi market besar dimiliki Indonesia hanya menjadi pertumbuhan ekonomi negara asing. Sebab, pada akhirnya akan merugikan Indonesia sendiri.

"Kalau bangsa kita sendiri tidak mengapresiasi produk kita seperti bangsa Korea, marketnya tidak akan tumbuh. Yang rugi kita," kata Erick.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Total Penduduk

Menteri BUMN, Erick Thohir (dok: KBUMN)
Menteri BUMN, Erick Thohir (dok: KBUMN)

Oleh karena itu, Mantan Bos Inter Milan itu menginginkan setidaknya dari total penduduk sebanyak 270 juta orang, 60 persennya marketnya terjadi di Tanah Air.

"Kalau people to people movement ini terjadi walaupun hanya 60 persen dengan 270 juta penduduk Indonesia, marketnya akan terbentuk itu yang dinamakan community economy," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel