Erick Thohir minta BNI di London bantu diaspora UMKM kembangkan usaha

·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir mendorong keberadaan BNI di London agar dapat membantu diaspora pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) serta pengusaha RI untuk mengembangkan usaha mereka di kawasan Inggris Raya dan Eropa.

"Keberadaan BNI London ini kita harapkan dapat membantu para pelaku usaha Indonesia, khususnya UMKM, yang ingin mengembangkan usaha merambah ke Inggris Raya dan Eropa," kata Menteri BUMN Erick Thohir saat menghadiri acara UK SME's Business Sumit 2021 secara virtual, Kamis.

Erick Thohir memaparkan hubungan diplomatik antara RI dengan Inggris Raya sudah terjalin sejak 1949 hingga saat ini. Inggris Raya merupakan mitra penting Indonesia, termasuk mitra dagang Indonesia yang utama di Kawasan Eropa.

Eratnya hubungan dan kemitraan tersebut membuka peluang di berbagai sektor, termasuk sektor UMKM. Erick Thohir memandang keberadaan BNI di London sangatlah penting bagi para pelaku usaha, terutama bagi UMKM RI, yang sedang didorong untuk merambah pasar global.

"Oleh karena itu kami mendorong BNI London berperan sebagai bank milik Indonesia yang dapat menjadi jembatan bagi para pelaku usaha serta asosiasi pengusaha diaspora UMKM di kawasan Inggris Raya dan Eropa untuk bermitra dengan pelaku usaha di Indonesia melalui solusi bisnis yang menyeluruh, antara lain melalui fasilitas dan layanan transaksi yang adaptif dengan tuntutan bisnis," kata Erick Thohir.

Erick Thohir menambahkan Indonesia juga berharap UK SME's Business Summit 2021 dapat menjadi peluang dan kesempatan bagi UMKM Indonesia untuk dapat menggali dan mengoptimalkan potensi produk-produknya.

"Saya yakin ini adalah satu langkah baik dan konkret untuk memajukan UMKM RI," ujar Menteri BUMN Erick Thohir.

Baca juga: Youtuber Fiki Naki jalan-jalan virtual ke BNI London

Baca juga: Maudy Ayunda meriahkan BNI Spectacoolar di London

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel