Erick Thohir Minta Tambahan Anggaran Rp79 Miliar, Termasuk untuk Renovasi Gedung

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir meminta tambahan anggaran sebesar Rp79,7 miliar untuk tahun 2023 dalam rangka mendukung pencapaian target kinerja.

Dengan begitu, pagu indikatif Kementerian BUMN tahun depan akan meningkat menjadi Rp311,7 miliar dari sebelumnya Rp232 miliar.

"Kami usulkan agar pagu anggaran tahun 2023 bisa di atas kisaran Rp311 miliar," ujar Erick dalam rapat kerja bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (7/6).

Dalam bahan paparannya, usulan anggaran tersebut digunakan untuk penguatan sistem informasi Rp38,3 miliar. Antara lain peningkatan kapasitas aplikasi, pembentukan PMO dan portofolio management tools, peningkatan IT service management.

Kemudian, renovasi gedung serta kebutuhan operasional lainnya sebesar Rp25 miliar meliputi perbaikan chiller, recycle water, parkir system, renov ruang kerja, penggantian rooftank dan sebagainya.

Lalu, peningkatan kapabilitas executive talent management Rp1,4 miliar yakni dengan meningkatkan kapabilitas portal HC terkait dengan recruiting & on-boarding, talent assessment, talent mobility, career planning BUMN.

Pembangunan PLTS

Selanjutnya, pembangunan PLTS Rp6 miliar. Hal ini menindaklanjuti arahan presiden untuk mengurangi efek rumah kaca dan Permen ESDM Nomor 16 Tahun 2019.

Kemudian, implementasi big data infrastructure Rp3,0 miliar dengan mengembangkan advanced data analytic (visualisasi, tabular, chart, pivot data), (expand) data lake, data ingestion, streaming data ingestion.

Terakhir, lain-lain sebesar Rp6 miliar untuk peningkatan program TJSL, Benchmark SDG’s, perbaikan tata kelola BUMN, dan monitoring PSN. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel