Erick Thohir: Pengembangan Geopark Jadi Destinasi Wisata Bisa Buka Lapangan Kerja

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menjelaskan, pengembangan geopark sebagai destinasi wisata bisa berdampak ganda atau multiplier effect bagi masyarakat.

Tidak hanya menciptakan peluang investasi, pengembangan geopark juga membuka lapangan pekerjaan baru berbasis sektor ekonomi kreatif. Dengan begitu, diharapkan dapat meningkatkan perekonomian serta kesejahteraan daerah.

"Untuk itu BUMN sebagai agen pembangunan tentu mendukung upaya pemerintah dalam pelestarian dan pengembangan geopark," kata Erick Thohir dalam Konferensi Nasional Geopark Indonesia, dikutip dari Antara, Senin (22/11/2021).

Sebagaimana diketahui bersama Indonesia telah memiliki enam situs warisan geologi yang telah ditetapkan sebagai global geopark oleh UNESCO.

Indonesia masih memiliki potensi besar di mana terdapat puluhan situs yang dapat dikembangkan menjadi geopark dan diakui secara internasional.

Tentunya, lanjut dia, pengembangan geopark dilakukan dengan tetap mengedepankan nilai-nilai pembangunan berkelanjutan sesuai dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDG), sehingga tidak hanya aspek ekonominya saja yang dikembangkan, melainkan juga aspek community development agar daerah tidak dieksploitasi secara berlebihan.

Dengan begitu kelestarian geologi yang terkandung serta kekayaan hayati dan budaya daerah tersebut tetap terlindungi.

"Mari kita bersama terus memajukan dan menjaga kelestarian budaya dan alam Indonesia, karena kalau bukan kita siapa lagi," kata Erick Thohir.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Merawat Geopark

Pemandangan Curug Awang yang berada di desa Taman Jaya, Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat  (24/6). Curug Awang ini merupkan ikon dari Geopark Ciletuh karena bentuknya mirip dengan air terjun Niagara. (Merdeka.com/Arie Basuki)
Pemandangan Curug Awang yang berada di desa Taman Jaya, Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat (24/6). Curug Awang ini merupkan ikon dari Geopark Ciletuh karena bentuknya mirip dengan air terjun Niagara. (Merdeka.com/Arie Basuki)

Asisten Deputi Bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Kementerian BUMN Agus Suharyono mengatakan bahwa Kementerian Badan Usaha Milik Negara mendorong BUMN berkolaborasi dalam merawat dan memperkuat geopark sebagai wujud kehadiran BUMN untuk semua pihak.

Ia mengapresiasi kepedulian PT Jamkrindo terhadap geopark, melalui kepedulian secara ekonomi terhadap lingkungan yang ada di geopark serta membantu pengembangan usaha mikro kecil di sekitarnya, terutama di Geopark Ciletuh di Sukabumi, Jawa Barat.

Menurut Agus, kolaborasi menjadi hal penting dalam penguatan geopark mengingat pilar penguatan geopark banyak sekali dan nilai kemanfaatannya akan semakin luas.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel