Erick Thohir Perbesar Komposisi Perempuan di Jajaran Direksi BUMN

Fikri Halim
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus menerapkan pengelolaan sumber daya manusia dengan langkah transformasi dan inovasi. Salah satunya dengan memperbesar komposisi perempuan di jajaran direksi BUMN.

Hal itu disampaikan Menteri BUMN, Erick Thohir, terkait perombakan direksi di PT Bank Mandiri Tbk, Rabu 21 Oktober 2020. Dia berharap muncul talenta-talenta terbaik untuk memajukan kinerja dan performa perusahaan.

Caranya dengan menerapkan standardisasi pengembangan bakat, melakukan sistem rotasi dan program penugasan untuk mid-level management. Salah satunya adalah Alexandra W Askandar yang sebelumnya menjabat sebagai direktur Corporate Bank Mandiri diangkat menjadi wakil direktur utama di bank tersebut.

Baca juga: Polisi Berpakaian Preman Tarik Pendemo, Ujung-ujungnya Ricuh

"Kami di Kementerian BUMN terus memberikan kesempatan untuk memperbesar komposisi pimpinan wanita di perusahaan-perusahaan BUMN. Penunjukan Alexandra sebagai wakil direktur utama di Bank Mandiri merupakan bagian dari usaha kami untuk terus meningkatkan persentase perempuan, hingga 15 persen pada jajaran pimpinan senior di BUMN. Sebelumnya, kami juga menunjuk Adi Sulityowati sebagai wakil direktur utama BNI," ujar Menteri BUMN, Erick Thohir dikutip dari keterangan resmi, Rabu 21 Oktober 2020.

Alexandra W Askandar diketahui menggantikan posisi Hery Gunadi, wakil direktur utama Bank Mandiri. Alexandra merupakan wanita kelahiran 1972, lulusan Universitas Indonesia dan Boston University, Amerika Serikat.

Riwayat karier perbankan Alexandra adalah menjadi group head Corporate Banking pada 2015 dan senior executive vice president pada 2016 di Bank Mandiri.

Di sisi lain, dalam perubahan susunan direksi Bank Mandiri, Erick juga menunjuk Sigit Prastowo menjadi direktur Keuangan Bank Mandiri. Sebelumnya, Sigit menjabat direktur Keuangan di PT Bank Negara Indonesia Tbk.

Sigit Prastowo, kelahiran Cilacap, 1 Desember 1971, selama ini sudah dikenal sebagai bankir yang selalu menduduki jabatan di bagian keuangan BNI. Bahkan sejak 2005, lulusan Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada selalu berkutat di bidang keuangan perbankan nasional.

"Sedangkan Sigit Prastowo, kami juga memberi kesempatan kepadanya yang selama ini meniti karier di BNI untuk berkiprah jadi direksi di Bank Mandiri sebagai bagian dari tour of duty. Saya berharap seluruh BUMN melakukan pengembangan sumber daya manusianya sehingga semakin banyak lagi perusahaan BUMN menjadi center of excellence," tuturnya. (art)