Erick Thohir: Program Mentorship BUMN Muda wujud transformasi SDM

·Bacaan 2 menit

Menteri BUMN Erick Thohir menyambut antusias Program Mentorship yang diluncurkan BUMN Muda sebagai wujud transformasi Sumber Daya Manusia (SDM) atau human capital.

“Program ini akan menjadi kesempatan generasi muda untuk belajar, mengembangkan kapasitas kapabilitas untuk berkontribusi. Tidak hanya sebagai eksekutor, tetapi juga sebagai konseptor. Mentorship program adalah wujud transformasi human capital yang menyeluruh dan sistematik dengan kolaborasi lintas generasi,” ujar Erick Thohir dalam peluncuran program Mentorship BUMN Muda di Jakarta, Rabu.

Program Mentorship tersebut bisa menjadi instrumen transformasi BUMN untuk mampu beradaptasi di era digital.

BUMN Muda meluncurkan Program Mentorship untuk mendukung akselerasi transformasi BUMN dan visi Indonesia Maju, SDM Unggul. BUMN Muda sebagai agent of development mengambil peran dengan meningkatkan kapabilitas talenta muda potensial menjadi pemimpin masa depan yang bermental AKHLAK, berwawasan bisnis, berdaya saing global.

Program Mentorship BUMN Muda merupakan inisiatif strategis untuk memperluas kesempatan generasi muda menjadi the next leader berusia di bawah 42 tahun di lingkungan BUMN, serta sebagai media inkubasi guna mengembangkan potensi, dan meningkatkan kompetensi sehingga siap menghadapi tantangan.

"Kita berupaya mengakselerasi tacit knowledge exchange dari leaders melalui practical sharing antar generasi kepemimpinan. Program Mentorship akan menjadi wadah mempersiapkan talenta-talenta terbaik menjadi Leader BUMN. Kolaborasi lintas generasi di lingkungan BUMN juga menjadi kunci agar BUMN bisa bersaing di tingkat nasional dan global," kata Ketua BUMN Muda Soleh Ayubi.

Baca juga: Erick Thohir ingin transformasi SDM BUMN berkelanjutan, bukan sesaat

Program mentorship mencakup tiga model yaitu general mentoring, group mentoring, dan individual mentoring. Setiap tahap program akan dilakukan asesmen terhadap mentee (orang yang dimentoring).

Materi program didesain dengan melihat aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik dengan penguatan wawasan eksplorasi ekosistem korporasi, membangun kolaborasi melalui kemampuan kepemimpinan, budaya dan manusia, inovasi dan kreatifitas, serta kemampuan mengembangkan diri.

Rangkaian kick-off Program Mentorship diresmikan dengan mengadakan Mentorship Conversation yang menghadirkan pemimpin-pemimpin berpengalaman di dua sesi temu wicara. Sesi temu wicara pertama dengan tema "Merdeka Berkarya Berkontribusi Untuk Indonesia”, diisi langsung oleh Menteri BUMN, Erick Thohir sebagai pembicara kunci.

Kemudian Ketua BUMN Muda yang juga Chief Transformation & Digital Officer PT Bio Farma (Persero) Soleh Ayubi, Menteri BUMN Pertama periode 1998-1999 Tanri Abeng, Wamen BUMN I Pahala Nugraha Mansury sebagai narasumber. Ketua Kepemimpinan dan Pengembangan Bakat BUMN Muda yang juga Direktur Perencanaan dan Pengembangan PT ASDP Indonesia Fery (Persero), Harry MAC sebagai moderator.

Sedangkan sesi temu wicara kedua mengambil tema "Perempuan Berdaya, Indonesia Merdeka" dengan keynote speaker Wamen BUMN II Kartika Wirjoatmodjo, serta menghadirkan Ketua Umum Forum Human Capital Indonesia (FHCI) yang juga Wakil Direktur Utama Bank Mandiri (Persero) Tbk, Alexandra Askandar, Ketua Srikandi BUMN yang juga menjabat sebagai Direktur SDM dan Hukum PT Semen Indonesia (Persero) Tbk,Tina T Kemala Intan, Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi, dan moderator Ketua Srikandi BUMN Muda yang juga Direktur Keuangan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Viviana Dyah Ayu RK.

Baca juga: Erick Thohir: BLMI wujud transformasi SDM BUMN

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel