Erick Thohir Rombak Jajaran Direksi PLN, Ini Daftarnya

·Bacaan 1 menit

VIVA – Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir merombak jajaran direksi BUMN setrum PLN. Perombakan itu dilakukan agar kinerja perseroan dapat lebih maksimal.

Pergantian jajaran direksi itu berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nomor SK-200/MBU/06/2021 dan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PLN tahun 2021. Yang memutuskan, mengangkat dan menetapkan Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan.

Keputusan yang sama juga menetapkan Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan, serta Evy Haryadi sebagai Direktur Perencanaan Korporat.

Baca juga: Kasus COVID-19 Meningkat, Usulan Munas Kadin Ditunda Menguat

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan, pergantian Direksi merupakan hal yang biasa terjadi dan bagian dari upaya meningkatkan kinerja perusahaan.

"PLN terus berkomitmen untuk melakukan transformasi guna memberikan pelayanan yang terbaik dan prima bagi seluruh pelanggan di Tanah Air," kata Agung melalui keterangan tertulis, Rabu, 16 Juni 2021.

Surat Keputusan yang berlaku sejak hari ini dan diserahkan oleh Wakil Menteri BUMN I, Pahala N Mansury, di Jakarta. Sehingga, dengan adanya perubahan di atas maka susunan Direksi PLN terbaru adalah sebagai berikut:

1. Zulkifli Zaini sebagai Direktur Utama.
2. Darmawan Prasodjo sebagai Wakil Direktur Utama.
3. Sinthya Roesly sebagai Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko
4. Syofvi Felienty Roekman sebagai Direktur Manajemen Sumber Daya Manusia.
5. Evy Haryadi sebagai Direktur Perencanaan Korporat.
6. Bob Saril sebagai Direktur Niaga dan Manajemen Pelanggan.
7. Rudy Hendra Prastowo sebagai Direktur Energi Primer.
8. Wiluyo Kusdwiharto sebagai Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan.
9. Muhammad Ikbal Nur sebagai Direktur Bisnis Regional Sumatera dan Kalimantan.
10. Haryanto W.S. sebagai Direktur Bisnis Regional Jawa,Madura dan Bali.
11. Syamsul Huda sebagai Direktur Bisnis Regional Sulawesi, Maluku, Papua & Nusa Tenggara.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel