Erick Thohir Sebut Ulah Pegawai Kimia Farma terkait Antigen Bekas di Kualanamu Coreng BUMN

·Bacaan 1 menit
Ketua Pelaksana Komite Penanggulangan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir membahas perlindungan tenaga kesehatan dari paparan COVID-19 dalam pertemuan dengan IDI di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/9/2020). (Dok Tim Komunikasi Komite Penanganan COVID-19)

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir mengutuk keras tindakan petugas Kimia Farma yang menggunakan tes antigen bekas di Bandara Kualanamu. Dia menilai, pelaku harus diganjar hukuman yang sangat tegas.

"Saya meminta semua yang terkait, mengetahui, & yang melakukan dipecat & diproses hukum secara tegas," kata Erick melalui akun Twitter pribadinya, seperti dikutip Liputan6.com, Jakarta, Sabtu (1/5/2021).

Erick mengaku, telah menyerahkan proses hukum kasus antigen bekas itu ke polisi. Namun, pemeriksaan secara keorganisasian akan dilakukan secara menyeluruh.

"Tak ada toleransi! Saya sendiri akan turun untuk melakukan evaluasi," tegas dia soal kasus antigen bekas.

Tak Akan Tebang Pilih

Erick mengancam, tidak ada toleransi bagi setiap awak BUMN yang tidak sesuai dengan core value badan usaha milik negara, yakni akhlak. Core value itu, lanjut dia, adalah kesepakatan bersama tiap pegawainya di BUMN.

"Tak peduli siapa, apa jabatannya, semua yang melanggar silakan keluar. Khusus bagi kejadian di Kualanamu, kami mendukung aparatur hukum untuk memberi hukuman yang tega," Erick memungkasi.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: