Erick Thohir Siapkan 40.000 Paket Sembako untuk Pasar Murah di 7 Titik Jabodetabek

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir menyiapkan sebanyak 40.000 paket sembako untuk program pasar murah di 7 titik di wilayah Jabodetabek. Titik tersebut meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Bekasi, Depok, Tangerang dan Tangerang Selatan.

Pasar Murah BUMN menjual paket sembako murah berisi 1 liter minyak goreng, beras 5 Kg, dan 1 Kg gula senilai Rp65.000. Paket sembako murah yang dijual diharapkan menjadi solusi masyarakat memasuki bulan Ramadan di tengah harga kebutuhan pokok yang meningkat.

Staf Khusus Menteri Erick Thohir, Arya Sinulingga mengatakan, pasar murah yang digelar tersebut sebagai bentuk kepedulian Erick Thohir kepada masyarakat.

"Di bulan Ramadan ini kami ingin berbagi terutama ke masyarakat yang sudah mendukung kami selama ini. Semoga Pasar Murah yang diadakan ini dapat meringankan beban masyarakat," kata Arya dalam pernyataannya, Rabu (20/4).

Arya pun mengaku senang melihat antusiasme warga yang mengantre membeli sembako murah sejak pagi. Terbukti sebanyak 1.000 paket sembako murah habis terjual hanya dalam waktu 3 jam saja.

Kegiatan Pasar Murah ini juga merupakan sinergi sebanyak 19 Perusahaan BUMN melalui BUMN penyedia paket yaitu ID Food.

Kegiatan Pasar Murah BUMN merupakan rangkaian kegiatan Gerakan Bersih (Memberi dan Mengasihi) bersama Menteri BUMN antara lain Safari Ramadhan bersama Millenial BUMN, bantuan Masjid, dan kegiatan keagamaan di lingkungan Kementerian BUMN.

Salah satu pembeli paket pasar murah Kementerian BUMN, Uje mengatakan sembako yang dijual membantu meringankan beban masyarakat. "Saya yang ojol (ojek online) ini terbantu sekali dengan harga sembako yang murah. Semoga makin banyak lagi warga yang bisa terbantu lewat Pasar Murah ini," ungkap Uje. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel