Erick Thohir soal Peluang Capres 2024: Ambisi Buta Itu Bahaya

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Menteri BUMN Erick Thohir bicara mengenai isu dirinya digadang-gadang akan meramaikan Capres dan Cawapres dalam Pemilu 2024.

Hingga saat ini, Erick Thohir tidak ingin terlalu berspekulasi. Sebab, menurutnya hal itu masih sangat terlalu dini.

"Gini kita lihat ambisi positif oke. Ambisi buta bahaya. Kalau kita lihat saya sangat percaya pada struktural daripada Indonesia saat ini Presiden itu masih dari orang Jawa," kata Menteri BUMN dalam acara Kick Andy Double Check seperti ditulis Senin (15/11/2021).

Meski begitu, Menteri Erick juga tidak menutup mata terkait elektabilitasnya dirinya untuk bertarung di 2024 dari hasil survei lembaga-lembaga.

Hasil survei bahkan menunjukan dirinya berada di 4,3 persen. Namun angka itu masih jauh dari nama-nama beken lainnya.

"Kan diceritain di media-media ada 1,8 persen bahkan ada yang bilang saya 4,3 persen. Tapi saya pakai 1,8 persen bukan yang 4,3 persen. Berarti ini jauh," ujarnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Fokus Kerja

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ikut hadir secara langsung dalam pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (27/8/2021).
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir ikut hadir secara langsung dalam pembukaan BRI Liga 1 2021/2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Jumat (27/8/2021).

Dia sendiri tidak ingin berpikir terlalu jauh. Terpenting saat ini adalah bagaimana bisa fokus melaksanakan tugasnya sebagai pembantu Presiden Jokowi.

"Dan hari ini tadi rakyat masih susah masih menghadapi daripada covid. Ekonomi kita baru mau tumbuh kemarin. Saya lihat masih terlalu dini," tandasnya.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel