Erick Thohir Tunjuk Herman Heru Suprobo Jadi Komisaris Utama PPI

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri BUMN Erick Thohir menunjuk Herman Heru Suprobo sebagai Komisaris Utama PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) atau PT PPI menggantikan Didi Sumedi.

"Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menunjuk Herman Heru Suprobo sebagai Komisaris Utama baru PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) menggantikan Didi Sumedi, melalui surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara dengan nomor SK-93/MBU/03/2021 tanggal 19 Maret 2021 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Perusahaan Perdagangan Indonesia," ujar Corporate Secretary PT PPI Syailendra dikutip dari Antara, Sabtu (20/3/2021).

Sebelumnya Herman Heru Suprobo menjabat sebagai komisaris independen di PT Gapura Angkasa, dan saat ini merupakan Government External Relations Specialist di Minamas Plantation.

PT PPI sebagai salah satu BUMN yang bergerak di bidang perdagangan dalam negeri dan perdagangan internasional, telah menunjukkan eksistensinya dengan baik.

Berdiri sejak tahun 2003, PPI berkembang menjadi perusahaan besar didukung oleh unit kerja strategis, yaitu Perusahaan Induk (Kantor Pusat & 32 Cabang), Anak Perusahaan, Representative Office (Luar Negeri), Toko Grosir Desa (Dalam Negeri), dan Mitra Penjualan.

"Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Didi Sumedi, atas arahan dan bimbingan yang telah diberikan untuk kemajuan PPI. Dan kami mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada bapak Herman Heru Suprobo, semoga dapat mengarahkan PPI dalam mencapai tujuan dan semakin berjaya," kata Syailendra.

Sebelumnya Erick Thohir melakukan pergantian direksi PT PPI, dengan menunjuk Nina Sulistyowati sebagai direktur utama baru menggantikan Fasika Khaerul Zaman.

Dengan demikian susunan Dewan Komisaris PPI terkini adalah sebagai berikut:

- Komisaris Utama: Herman Heru Suprobo

- Komisaris: Hamli

- Komisaris: Edy Cahyono

- Komisaris Independen: Muhammad Kapitra Ampera

- Komisaris Independen: Panel Barus

Erick Thohir Tunjuk Nina Sulistyowati Jadi Dirut PT PPI

Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2020). Raker tersebut di antaranya membahas perkembangan tentang uji vaksin untuk COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/8/2020). Raker tersebut di antaranya membahas perkembangan tentang uji vaksin untuk COVID-19. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Menteri BUMN Erick Thohir merombak jajaran direksi PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PT PPI). Perombakan tersebut dituangkan melalui Surat Keputusan Menteri Negara BUMN selaku Rapat Umum Pemegang Saham Nomor: SK-92/MBU/03/2021 tanggal 18 Maret 2021.

Dalam SK tersebut, Erick memberhentikan dengan hormat Fasika Khaerul Zaman sebagai Direktur Utama dan menunjuk Nina Sulistyowati sebagai penggantinya.

Erick juga memberhentikan dengan hormat Anton Mart Irianto sebagai Direktur Operasi dan Prasetiyo Indroharto sebagai Direktur Teknik dan Pengembangan serta mengangkat Andry Tanudjaja sebagai Direktur Komersial dan Pengembangan PT PPI.

"Kami menyampaikan terima kasih atas bakti, dedikasi, dan kontribusi Bapak Fasika Khaerul Zaman, Bapak Anton Mart Irianto, dan Bapak Prasetiyo Indroharto untuk PPI selama ini," ungkap Corporate Secretary PT PPI Syailendra dalam pernyataan resmi, Kamis (18/3/2021).

Kami juga mengucapkan selamat datang dan siap bekerja bersama dengan harapan bergabungnya Ibu Nina dan Bapak Andry, akan semakin meningkatkan kinerja perusahaan dalam mendukung rencana pemegang saham dalam proses holding pangan dan merger BGR ke dalam PPI," tambahnya.

Dengan demikian, berikut susunan baru direksi PT PPI:

Direktur Utama: Nina Sulistyowati

Direktur Komersial dan Pengembangan: Andry Tanudjaja

Direktur keuangan, SDM dan Umum: Kindy Rinaldy Syahrir

Direktur Operasi: Eko Budianto.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: