Erick Thohir: UMKM bukan saingan BUMN tapi mitra

·Bacaan 1 menit

Menteri BUMN Erick Thohir menegaskan bahwa UMKM bukanlah saingan BUMN, melainkan mitra strategis dalam membangun ekosistem yang sehat.

"Kolaborasi dengan UMKM ini harus diperkuat dengan pemahaman pada diri BUMN bahwa UMKM bukanlah saingan. Justru kita bersama-sama membangun ekosistem yang sehat agar kita bisa berkembang dan membesarkan daripada ekosistem ini," ujar Erick Thohir dalam acara pembukaan PaDI UMKM Indonesia Virtual Expo Batch 2 di Jakarta, Senin.

Menurut Erick Thohir, kolaborasi dan kemitraan BUMN dan UMKM menjadi sangat penting, karena saat pandemi jangan hanya bertahan tapi juga harus membangun ekosistem untuk ketahanan bersama.

"Jika BUMN bisa meningkatkan pertumbuhannya maka pemasukan UMKM juga InsyaAllah akan bertambah. Hal ini sangat penting karena BUMN berperan dalam membangun keseimbangan dan pemerataan ekonomi, agar jangan sampai yang miskin semakin miskin dan sementara yang kaya semakin kaya," kata Erick Thohir.

Baca juga: Erick dan Bahlil berkolaborasi siap bawa UMKM naik kelas dan go global

Ia mengatakan ketika melakukan kunjungan kerja ke berbagai daerah untuk melihat langsung bagaimana rakyat bertahan dan perlahan bangkit pada masa pandemi Covid-19, terlihat UMKM telah menjadi tulang punggung serta berperan nyata dalam membangun perekonomian rakyat.

"Saya juga menyaksikan UMKM menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan rakyat, baik di kota-kota besar, kabupaten hingga kecamatan," kata Erick Thohir.

Ia menambahkan bahwa perusahaan BUMN di berbagai sektor seperti perbankan, permodalan madani, industri pangan, energi, kesehatan, dan lain-lain turut hadir serta memberikan sumbangsih dengan menjadi katalisator dan mitra UMKM Indonesia.

Baca juga: Menteri Erick Thohir sebut BUMN bina 204.609 UMKM

Baca juga: Menteri BUMN pastikan pihaknya akan dekat dengan program UMKM

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel