Erik Ten Hag, Mourinho dan 5 Pelatih yang Bikin Aturan Nyeleneh: Larang Pokemon Go sampai Pantangan Makan Jamur

Bola.com, Jakarta - Ada hal menarik saat Erik Ten Hag resmi melatih klub Liga Inggris, Manchester United (MU). Mantan pelatih Ajax Amsterdam ini melarang para pemainnya menggunakan ponsel saat berada di kantin klub.

Alasannya, Erik Ten Hag ingin menumbuhkan semangat kebersamaan dalam diri setiap penggawa Setan Merah. Larangan ini tentu sangat menyiksa karena di era modern ini, ponsel selalu erat berada di sekitar kita.

Namun Ten Hag tidak sendirian dalam mencetuskan larangan barang bawaan tertentu kepada para pemainnya. Sejumlah pelatih top dunia juga pernah melakukan hal yang sama.

Tidak hanya barang, ada pelatih yang juga kerap memberikan pantangan makanan kepada para pemainnya. Alasannya juga cukup jelas untuk menjaga kebugaran para pemain.

Berikut 6 pelatih selain Erik ten Hag yang melarang para pemainnya untuk membawa atau memakan suatu hal tertentu. Padahal barang atau makanan itu kadang menjadi favorit bagi mereka.

 

1. Jose Mourinho Larang Pokemon Go di Man Utd

Jose Mourinho merupakan pelatih yang pernah tercatat mendapatkan pesangon terbesar sebanyak dua kali di dua klub yang berbeda. Pria asal portugal tersebut tercatat mendapatkan pesangon sebesar 18 juta pounds dari Chelsea dan 19,6 juta pounds dari Manchester United. (AFP/Alberto Pizzoli)
Jose Mourinho merupakan pelatih yang pernah tercatat mendapatkan pesangon terbesar sebanyak dua kali di dua klub yang berbeda. Pria asal portugal tersebut tercatat mendapatkan pesangon sebesar 18 juta pounds dari Chelsea dan 19,6 juta pounds dari Manchester United. (AFP/Alberto Pizzoli)

Saat melatih Manchester United, Mourinho tidak melarang para pemainnya memakai ponsel seperti Ten Hag. Namun, pelatih berpaspor Portugal ini melarang pemain Setan Merah memainkan game Pokemon Go pada Juli 2016.

Alasannya, game tersebut malah menyita banyak waktu para pemainnya. Dampak dari game ini karena alasan kinerja para pemainnya.

"Dia mengatakan kepada para pemain tentang kekhawatirannya terhadap Pokemon GO," ujar seorang ofisial klub. "Selama 48 jam sebelum pertandingan harus fokus pada strategi tim," sambungnya.

 

2. Pep Guardiola Larang Mobil Sport di Tempat Latihan Barcelona

<p>Pep Guardiola. Pelatih berusia 51 tahun yang kini menjalani musim ke-6 bersama Manchester City ini pernah mempersembahkan dua trofi Liga Champions saat membesut Barcelona selama 4 musim mulai 2008/2009 hingga 2011/2012. Trofi pertama diraihnya pada musim 2008/2009 dan yang kedua pada musim 2010/2011. Musim 2020/2021 lalu ia hampir meraih gelar Liga Champions bersama Manchester City yang akhirnya kalah di final dari Chelsea. (AFP/Lluis Gene)</p>

Pep Guardiola. Pelatih berusia 51 tahun yang kini menjalani musim ke-6 bersama Manchester City ini pernah mempersembahkan dua trofi Liga Champions saat membesut Barcelona selama 4 musim mulai 2008/2009 hingga 2011/2012. Trofi pertama diraihnya pada musim 2008/2009 dan yang kedua pada musim 2010/2011. Musim 2020/2021 lalu ia hampir meraih gelar Liga Champions bersama Manchester City yang akhirnya kalah di final dari Chelsea. (AFP/Lluis Gene)

Mobil sport dan pesepa kbola papan atas selalu saling berdekatan. Para bintang lapangan hijau kerap mengendarai mobil sport saat menuju ke tempat latihan atau lainnya.

Namun, Pep Guardiola melarang para pemain Barcelona menggunakan mobil sport saat berada di area latihan klub. Guardiola ingin para pemainnya hidup fokus untuk sepak bola, bukan uang.

Hampir semua pemain Barcelona saat itu mematuhi perintah dari Guardiola, kecuali Zlatan Ibrahimovic. "Bukan urusan siapa pun mobil apa yang saya kendarai," ujar Zlatan yang akhirnya mengendarai Ferrari Enzo dan menimbulkan perdebatan.

 

3. Mantan Pelatih Wales Josh Toshack Melarang Saus

Saus menjadi bumbu istimewa di seluruh dunia untuk menambahkan cita rasa dari makanan yang hendak disantap. Mulai dari pizza, kebab, hingga bakso selalu disertai dengan saus.

Namun hal itu tidak berlaku bagi Josh Toshack saat melatih tim nasional Wales pada 2004. Aturannya sempat mendapat pertentangan dari sejumlah pemain termasuk gelandang Robbie Savage.

"Kami duduk di meja kosong ini, dan rasanya seperti berada di sekolah. Pelayan datang untuk mengantar pesanan kami. Ayam polos, tanpa saus," tulis Savage dalam autobiografinya.

 

4. Giovanni Trapattoni Melarang Jamur di Timnas Irlandia

Giovanni Trapattoni menjadi pelatih pertama Juventus yang berhasil menyabet gelar juara Liga Champions usai mengalahkan Liverpool di partai final pada musim 1984/1985. Ia sempat akan membawa trofi keduanya bersama Bianconeri namun gagal usai dikalahkan Hamburg SV di partai final pada 1982/1983. (AFP/Alexander Klein)
Giovanni Trapattoni menjadi pelatih pertama Juventus yang berhasil menyabet gelar juara Liga Champions usai mengalahkan Liverpool di partai final pada musim 1984/1985. Ia sempat akan membawa trofi keduanya bersama Bianconeri namun gagal usai dikalahkan Hamburg SV di partai final pada 1982/1983. (AFP/Alexander Klein)

Pada 2008, pelatih asal Italia Giovanni Trapattoni sempat bengong saat melihat para pemain timnas Irlandia sedang makan. Skuad yang saat itu dilatihnya tampak lahap memakan jamur dengan porsi yang banyak.

Setelah peristiwa itu, Trapattoni kemudian melarang memasukan jamur dalam menu makanan Timnas Irlandia. Dia khawatir adanya efek samping dari banyaknya jamur yang para pemain Irlandia makan.

Mantan pelatih timnas Italia ini bertahan hingga 2013 di Irlandia sebelum memutuskan pensiun dari dunia sepak bola. Setelah itu, pemain timnas Irlandia bebas mengonsumsi jamur dengan jumlah yang banyak lagi.

 

5. Sir Alex Ferguson Melarang Pemain Muda MU Pakai Sepatu Warna Cerah

Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat melawan Liverpool. Meski kalah, pada musim ini Setan Merah tetap berhasil meraih gelar Liga Inggris. (AFP/Andrew Yates)
Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, memberikan instruksi kepada anak asuhnya saat melawan Liverpool. Meski kalah, pada musim ini Setan Merah tetap berhasil meraih gelar Liga Inggris. (AFP/Andrew Yates)

Setiap pelatih yang membesut Manchester United ternyata memiliki larangannya sendiri. Tidak hanya Ten Hag atau Jose Mourinho, Alex Ferguson ternyata juga pernah membuat larangan nyeleneh.

Pelatih yang membesut MU dari 1986 hingga 2013 itu melarang para pemain muda mengenakan sepatu berwarna cerah di lapangan pada 2010. Mereka hanya boleh memakai sepatu berwarna hitam.

Pemain Setan Merah, John O'she,  mengatakan aturan itu berlaku untuk tim junior baik cadangan maupun tim utama. Jika memakai sepatu yang mencolok dan bermain tidak bagus maka Ferguson langsung menyingkirkannya.

 

6. Paolo Di Canio Pernah Melarang Konsumsi Es di Sunderland

Pelatih asal Italia, Paolo Di Canio pernah melarang skuat asuhannya membawa kecap, mayonais, dan minuman bersoda, bahkan tak boleh bernyanyi. Ia beralasan bahwa aturan itu berguna untuk meningkatkan performa pemainnya di atas lapangan. (Foto: AFP/Andrew Yates)
Pelatih asal Italia, Paolo Di Canio pernah melarang skuat asuhannya membawa kecap, mayonais, dan minuman bersoda, bahkan tak boleh bernyanyi. Ia beralasan bahwa aturan itu berguna untuk meningkatkan performa pemainnya di atas lapangan. (Foto: AFP/Andrew Yates)

Larangan ketat juga pernah Paolo Di Canio lakukan saat membesut Sunderland. Dia melarang para pemainnya untuk mengonsumsi es.

Tidak hanya es, Di Canio juga membatasi pemainnya untuk mengonsumsi sejumlah makanan. Di antaranya kopi, saus tomat, mayones, dan minuman bersoda bahkan bernyanyi.

"Mereka dapat menyebabkan masalah kimia pada hati hingga perut. Jika Anda memiliki es dengan minuman bersoda maka Anda dapat memiliki gangguan pencernaan," ungkapnya.

Sumber: Give Me Sports 

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel