Eril akan Dimakamkan di Cimaung Kabupaten Bandung

Merdeka.com - Merdeka.com - Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) dijadwalkan tiba di Indonesia dari Swiss pada Minggu (12/6). Proses pemakaman dilaksanakan sehari kemudian di pemakaman milik keluarga di Kecamatan Cimaung, Kabupaten Bandung.

Kepala Biro Administrasi Pimpinan (Adpim) yang mendapat mandat sebagai Juru Bicara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Wahyu Mijaya mengatakan proses kepulangan Ridwan Kamil pada Sabtu (11/6).

Meski begitu, ia belum menerima informasi detil mengenai jadwal keberangkatan dan waktu kedatangan di bandara.

"Rencana kepulangan pak Gubernur dan juga almarhum itu direncanakan hari besok, hari Sabtu. Kemudian tiba di sini di hari minggu. Kami belum dapat menginformasikan lebih lanjut terkait dengan jadwal penerbangan, baik itu jadwal penerbangan dan ketibaannya di sini," ucap dia, Jumat (10/6).

Wahyu menyatakan semua prosesi bergantung pada situasi dan kondisi. Jika memungkinkan, jenazah Eril akan dibawa dulu di Gedung Pakuan untuk disemayamkan sebelum nanti dimakamkan di tempat pemakaman milik keluarg Ridwan Kamil.

"Setelah tiba di indonesia, kami belum bisa memastikan juga apakah akan disemayamkan dulu di sini (Gedung Pakuan) atau langsung ke pemakaman karena kami melihat waktu tibanya dulu. Kita lihat perkembangannya di hari besok," kata dia.

"Kemudian yang dapat kami informasikan lagi, rencananya almarhum akan dimakamkan di pemakaman keluarga itu di daerah Cimaung, Kabupaten Bandung," ia melanjutkan.

Diberitakan sebelumnya, Jasad Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) yang tenggelam di Sungai Aare, Kota Bern Swiss ditemukan. Eril ditemukan oleh penjaga pintu bendungan di sekitar Bendungan Engehalde.

Penemuan jenazah Eril setelah polisi setempat mendapat laporan bahwa ada seorang pria tak bernyawa di Bendungan Engehalde di Bern. Polisi menyatakan bahwa jasad ditemukan merupakan Eril dari tes DNA jenazah tersebut.

Duta Besar Indonesia untuk Swiss, Muliaman Hadad mengatakan pada Rabu pihaknya mendapat informasi dari kepolisian mengenai penemuan jasad yang diduga Emmeril di Sungai Bern pada pukul 6.50 waktu Swiss atau 11.50 WIB.

Jarak ditemukan jasad Eril dengan lokasi almarhum pertama kali hilang cukup jauh. Tepatnya 5,1 Km jika kita ukur dari googlemaps. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel